INILAH.COM, Moroni - Lokasi kotak hitam pesawat Yemeni Air yang jatuh di perairan Kepulauan Komoro, Samudera Hindia, telah diketahui. Tim pencari Yaman yang dibantu oleh kapal Prancis tengah berupaya mendapatkan data rekaman penerbangan itu.
"Sinyal kotak hitam terlacak pada Selasa 30 Juni pukul 16.30 waktu setempat oleh patroli udara, 40 kilometer dari Grande Comore," ungkap Jubir Kementerian Prancis Alain Joyandet, seperti dilansir Reuters, Rabu (1/7).
Pesawat Airbus A310-300 dengan nomor penerbangan IY 626 itu mengangkut 153 penumpang. Hingga kini baru ditemukan satu orang yang selamat, seorang gadis berusia 14 tahun yang ditemukan dalam kondisi kritis dan sedang menjalani perawatan di rumah sakit.
Seorang WNI yang berprofesi sebagai pramugari merupakan salah satu dari 11 kru dalam pesawat. Di antara penumpang adalah 66 warga negara Prancis yang terbang dari ibu kota Yaman, Sanaa, menuju Komoro.
Sementara itu, upaya pencarian yang dilakukan pada hari kedua ini belum membuahkan hasil. Tidak ada lagi korban selamat yang ditemukan. "Meski demikian, kami tidak putus harapan," kata Wapres Komoro Idi Nadhoim. [vin]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !