Jumat, 25 Mei 2012 | 19:52 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Adang Persilahkan Istrinya Diperiksa
Headline
Adang Daradjatun
Oleh: Fitriya Usman
web - Rabu, 1 Juli 2009 | 20:31 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Istri Adang Daradjatun, Nunung Nurbaiti sempat disebut-sebut tersangkut kasus mantan anggota FPDIP Agus Djondro. Terkait hal itu, mantan Wakapolri mempersilahkan aparat hukum memproses hal tersebut.

"Apapun yang terjadi, baik saudara, istri saya, silahkan diproses hukum," kata Adang usai menggelar kampanye putaran terakhir di Gelanggang Remaja, Jakarta Utara, Rabu (1/7).

Anggota tim kampanye nasional SBY-Boediono ini mengatakan, meski dirinya mantan orang nomor dua di tubuh Polri. Bukan berarti dirinya akan menghalang-halangi proses hukum yang akan dihadapi istrinya.

"Saya itu kan polisi. Kalau saya nggak masalah. Ya, silahkan saja. Kan ini negara hukum. Jadi, silahkan diproses dengan hukum," ujarnya.

Sebelumnya sempat beredar keterkaitan Nunung Nurbaiti dengan kasus seputar pemilihan Deputi Gubernur Senior BI Miranda Swaray Gultom. Bahkan Nunung sempat dipanggil KPK karena dianggap mengetahui beredarnya 480 cek yang ditemukan oleh PPATK. 480 cek tersebut diduga mengalir ke 41 anggota dewan yang masing-masing bernilai Rp 50 juta. [jib]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
3 Komentar
young
Kamis, 9 Juni 2011 | 06:22 WIB
yang terpenting buat pak adang adalah beliau hurus ikut membantu KPK dalam mengungkap kasus ini.jangan hanya sekedar menyuruh doang, trus istrinya kt tdk tau dimana dia sekarang..apakah dia melarikan diri ato benar2 pergi berobat.....
Fans Yap Thiam Hiem
Kamis, 2 Juli 2009 | 10:05 WIB
Adang Darajatun tidak perlu diapresiasi, bagaimana "imam" dlm keluarga yg justru seorang polisi bisa tidak tau yg dilakukan istrinya. Dlm islam tdk ada perjanjian pra nikah, nah dari mana sumber dana utk menyogok anggota DPR? Apakah Adang juga terlibat? Dengan contoh ini bagaimana kita bisa menyebut PKS adalah partai dakwah?
imo
Rabu, 1 Juli 2009 | 20:47 WIB
kami memberikan apresiasi terhadap Bapak adang yang berani melakukan sikap tapi jangan terhenti sampai disini aja karena kedepa bapak adang harus lebih berani lagi melawan para penjilat dagelan politik di DPR _RI
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.