inovasi portal berita
Sabtu, 11 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS
Buntut Tendangan Abg 17 Tahun

CR7 Tak Gentar Hadapi Tuduhan Polisi

Headline
Cristiano Ronaldo - thesun.co.uk
Oleh:
Kamis, 2 Juli 2009 | 05:28 WIB
INILAH.COM, Lisbon Dituduh melukai seorang ABG berusia 17 tahun, Cristiano Ronaldo tidak gentar, meski polisi sudah melayangkan tuduhan terhadap pemain termahal di dunia tersebut. Lewat laman perwakilannya, Gestifute, CR7 membela diri.
Ronaldo dituduh melukai abg berusia 17 tahun yang selalu mengikutinya sepanjang hari ketika dia bersama ibunya.
Menurut Ronaldo, dialah yang menjadi korban dari beberapa figur Portugal yang terkenal, yang sayangnya tidak mendapatkan keadilan untuk menikmati privasinya.
Insiden yang melibatkan individual ini sudah saya ketahui sebelumnya, karena saya melihatnya beberapa hari di depan rumah saya. Meminum yogurt, dan selalu memegang kamera di tangannya, menunggu berita yang penting terjadi, dan setelah frustrasi dan bosan, dia mulai mengubah strategi, kata Ronaldo.
Dia mengejar saya dengan mobil dari hotel Ritz ke Area Expo, dimana apartemen saya berada, saya ditemani ibu saya dan dia ditemani abg, yang memprovokasi dan jelas merekam semua pergerakan kami, paparnya.
Menurut Ronaldo, tindakan itu yang membuat ibunya terganggu dan dirinya terpaksa menghentikan mobil untuk menyakinkan mereka agar meninggalkan dia dan ibunya.
Ketika saya sendiri, okelah, saya menelannya, dan mencoba untuk bertahan. Tapi ketika itu ibu saya, maaf, saya tidak mengizinkan siapapun, saya ulangi, siapapun, itu membuatnya kecewa, tegas pemain baru Real Madrid ini.
Saya meminta maaf atas tindakan yang saya buat, meski saya tidak bersumpah, jika hal sama terjadi lagi, saya tidak akan bereaksi dengan tingkah yang sama, karena ibu saya terlibat, itu membuat saya terganggu, terang Ronaldo.
Mantan pemain bintang Manchester United ini menjelaskan, kedua pasangan itu mencoba memerasnya dengan menggunakan rekaman yang terjadi.
Dia tiba-tiba mencoba menjual rekaman itu pada perusahaan yang mewakili saya, tapi saya tidak pernah, tidak akan, menerima tawaran itu karena hanya satu nama, pemerasan, katanya.[S1]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.