INILAH.COM, Paris Tim principal Redl Bull Christian Horner menegaskan, tidak ada tim order antara Sebastien Vettel dan Mark Webber kecuali hanya satu dari mereka yang bisa berpeluang besar meraih gelar musim ini.
Red Bull memiliki kebijakan kesetaraan yang sama, namun Horner yakin kedua pembalapnya akan bertindak sebagai pembalap nomor dua jika waktnya datang ketika hanya satu dari mereka yang berpeluang meraih gelar di balapan terakhir.
Ini baru awal musim dan berbicara mengenai hal itu untuk saat ini, kata Horner kepada Autosport.com ketika ditanya apakah timnya akan memprioritasnya satu pembalap saja.
Kami akan mendukung kedua pembalap sama, tapi jika waktunya masing-masing pembalap menghadapi tantangan serius, di kejuaraan ini dimana tinggal beberapa balapan saja, mereka baik kedua pembalap akan membalap sejajar, imbuhnya.
Terlepas dari menguatnya rivalitas di lintasan antara Webber dan Vettel, Horner tidak peduli dengan persaingan antara keduanya, selama tidak menuai efek negative di lintasan.
Mengesankan. Keduanya pembalap profesional, mereka berdua memiliki gaya yang berbeda di kariernya dan keduanya bekerja pada tim yang kuat, papar Horner.
Sudah pasti, ada persaingan profesional antara keduanya, tapi tidak ada pembalap nomor satu. Kami memperkenalkan mereka dengan mobil yang sama di setiap balapan, dan itu akan kami teruskan, jelas Horner.
Red Bull kini tertinggal 30.5 poin dari Brawn GP dalam klasemen konstruktor, dengan Vettel terpaut 25 poin dari pimpinan klasemen Jenson Button. Webber hanya tertinggal 3.5 poin di belakangnya, namun Horner yakin mereka akan berjuang hingga bisa mengalahkan Brawn di Grand Prix Jerman.[S1]