Minggu, 27 Mei 2012 | 10:43 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Perbankan Syariah Cegah 'Moral Hazard'
Headline
Sofyan Djalil - inilah.com /Raya Abdullah
Oleh: Akhirul Anwar
web - Kamis, 2 Juli 2009 | 09:18 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Pertumbuhan industri perbankan syariah ke depan diharapkan tumbuh cepat. Pasalnya, sistem syariah lebih tahan terhadap krisis dan dapat menghindari moral hazard

Hal tersebut dikatakan Menteri Negara BUMN, Sofyan Djalil dalam acara Grand Launching BRI Syariah di Jakarta, Rabu malam (1/7).

"Sistem syariah lebih tahan terhadap krisis dan jauh menghindari moral hazard. Hampir semua bank umum pada 1998 hampir di bailout, hanya bank syariah yang bertahan," ujarnya.

Menurutnya, kehadiran bank syariah BRI dengan jumlah unit cabang BRI yang sudah hampir 6.000 unit itu akan memberikan jangkauan dan pilihan bagi rakyat indonesia.

Dengan demikian akan memberikan kecepatan dan jangkauan yang lebih luas. Jaringan yang luas tersebut dan sistem IT yang baik ditambah syariah maka lengkap layanan BRI untuk melayani seluruh rakyat indonesia.

Sementara Deputi Gubernur Bank Indonesia, Muliaman Haddad mengatakan perbankan syariah sangat besar. "Peluangnya sangat besar, sekarang saja baru 2 persen dari keseluruhan," ujar Muliaman. [war/hid]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.