INILAH.COM, Jakarta - Pertumbuhan industri perbankan syariah ke depan diharapkan tumbuh cepat. Pasalnya, sistem syariah lebih tahan terhadap krisis dan dapat menghindari moral hazard
Hal tersebut dikatakan Menteri Negara BUMN, Sofyan Djalil dalam acara Grand Launching BRI Syariah di Jakarta, Rabu malam (1/7).
"Sistem syariah lebih tahan terhadap krisis dan jauh menghindari moral hazard. Hampir semua bank umum pada 1998 hampir di bailout, hanya bank syariah yang bertahan," ujarnya.
Menurutnya, kehadiran bank syariah BRI dengan jumlah unit cabang BRI yang sudah hampir 6.000 unit itu akan memberikan jangkauan dan pilihan bagi rakyat indonesia.
Dengan demikian akan memberikan kecepatan dan jangkauan yang lebih luas. Jaringan yang luas tersebut dan sistem IT yang baik ditambah syariah maka lengkap layanan BRI untuk melayani seluruh rakyat indonesia.
Sementara Deputi Gubernur Bank Indonesia, Muliaman Haddad mengatakan perbankan syariah sangat besar. "Peluangnya sangat besar, sekarang saja baru 2 persen dari keseluruhan," ujar Muliaman. [war/hid]