inovasi portal berita
Jumat, 10 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

IHSG Dibuka Naik 10,30 Poin

Headline
Oleh: Wahid Ma'ruf
Kamis, 2 Juli 2009 | 09:40 WIB
TERKAIT
INILAH.COM, Jakarta - IHSG pada perdagangan Kamis (2/7) dibuka naik 10,30 poin (0,50%) ke level 2.070,18 diperkirakan akan dipengaruhi data BPS soal inflasi dan saham-saham komoditas akibat melesatnya harga minyak.

Volume perdagangan mencapai 25,9 juta lot saham senilai Rp 38,2 miliar dengan 32 saham naik, 1 saham turun serta 20 saham stagnan. Untuk LQ45 naik 2,41 poin ke 402,55 dan Jakarta Islamic Index (JII) naik 2,24 poin ke 330,52.

Untuk saham-saham yang naik antara lain Telekomunikasi Indonesia (TLKM) naik 200 poin ke 8.100, Indocement Tunggal Prakasa (INTP) naik 200 poin ke 7.750, International Nickel Indonesia (INCO) naik 150 poin ke 4.275, Indo Tambangraya Megah (ITMG) naik 100 poin ke 20.050, Astra Agro Lestari (AALI) naik 100 poin ke 17.600, United Tractors (UNTR) naik 100 poin ke 10.050, Bank Rakyat Indonesia (BBRI) naik 100 poin ke 6.550.

Sementara saham-saham yang turun antara lain Semen Gresik (SMGR) turun 50 poin ke 5.150, Bayan Resources (BYAN) turun 50 poin ke 5.400, Radian utama Interinso (RUIS) turun 20 poin ke 340, Bank Pan Indonesia (PNBN) turun 20 poin ke 690.

IHSG pada perdagangan Kamis (2/7) diperkirakan masih akan menguat dengan kisaran di 2.023 - 2.060.

IHSG masih berpotensi menguat setelah ditopang tingkat inflasi yang rendah dan ekspektasi data BI rate yang akan turun. Di samping akan terdongkrak oleh melesatnya harga minyak, juga disebabkan data pengangguran AS yang hanya 9,6% yang menandakan pemulihan ekonomi di negara Paman Sam ini.

Dengan inflasi sebesar 0,11% untuk bulan Juni semakin membuka peluang untuk kepada BI untuk menurunkan BI rate dari 7%. Hal ini akan mendorong penguatan pada sektor perbankan, properti dan konsumer. Sedangkan sektor komoditi masih belum akan mendongkrak bursa.

Dengan sentimen tersebut akan mengantarkan IHSG berada di level 2.100 lagi setelah pada pertengahan Juni tidak dapat dipertahankan karena adanya aksi koreksi. [hid/cms]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.