Sabtu, 26 Mei 2012 | 04:52 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Pemerintah Harus Sediakan PC Murah
Headline
istimewa
Oleh:
web - Kamis, 2 Juli 2009 | 13:14 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Dana pengembangan TI Depkominfo sebesar Rp 7 triliun tidak tepat sasaran karena hanya digunakan Rp 2 triliun. Sementara selebihnya Rp 5 triliun dialihkan untuk pembiayaan kegiatan lain. Pemerintah hendaknya memberikan stimulus fiskal demi menggairahkan pengembangan TI.

"Infrastruktur untuk mendukung industri TI sangat minim. Oleh karena itu, sudah saatnya pemerintah seharusnya memberi bantuan berupa stimulus fiskal bagi pengembangan TI," kata pengamat masalah teknologi informasi (TI), Sylvia W Sumarlin di Jakarta.

Menurut Sylvia untuk mendorong bangkitnya TI, pemerintah juga diharapkan memberi jaminan atau keringanan bagi konsumen, misalnya penyediaan komputer murah bagi masyarakat.

"Penyediaan komputer murah kepada masyarakat merupakan bagian upaya untuk meningkatkan pendidikan rakyat, " ujarnya.

Menurut Sylvia yang menjabat Ketua Umum Asosiasi Penyedia Jasa Internet Indonesia (APJII), rakyat hendaknya diberi akses seluas-luasnya dalam memanfaatkan industri TI, karena dari sana secara tidak langsung mereka mendapat nilai tambah bagi peningkatan sumber daya manusia.

Sylvia berpendapat, masyarakat harus diberi bantuan untuk mengakses informasi secara leluasa. "Jika harga komputer murah dan tarif internet maupun biaya telekomunikasi makin murah, potensi pertumbuhan ekonomi masyarakat akan makin tinggi," katanya.

Sylvia mengamati, sejauh ini Departemen Komunikasi dan Informatika (Depkominfo) kurang memberi perhatian bagi pengembangan industri TI.

Ia mencontohkan, pada 2008, Depkominfo menyediakan dana pengembangan TI sebesar Rp7 triliun, namun tidak tepat sasaran karena hanya digunakan Rp2 triliun untuk hal itu, sementara selebihnya Rp5 triliun dialihkan untuk pembiayaan kegiatan lain.

Pendapat senada diutarakan praktisi teknologi informasi dan komunikasi, Ventura Elisawati. "Saya kira memang seharusnya pemerintah memberi stimulus fiskal untuk menggairahkan industri TI," katanya.

Menurut Ventura Elisawati, di banyak negara yang mengalami dampak krisis ekonomi global, mereka rata-rata memberikan dana stimulus untuk menggerakkan roda ekonomi negara dan masyarakat termasuk pengembangan TI.

"Nah, keringanan-keringanan dari pemerintah untuk pengembangan TI, seperti stimulus fiskal dan keringanan lainnya sangat diharapkan dari pelaku industri TI," kata Ventura.[*/ito]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.