Minggu, 27 Mei 2012 | 00:21 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Megawati Tak Hormati Lagu Indonesia Raya?
Oleh:
web - Kamis, 2 Juli 2009 | 11:19 WIB
Ada yang janggal ketika kampanye akbar pasangan Mega-Prabowo berlangsung di Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (30/06). Ketika hadirin sedang menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, Megawati Soekarnoputri justru terlihat asyik ngobrol dengan tokoh di sampingnya!

Tidak sepatutnya seorang anak Presiden Soekarno yang juga mantan Presiden RI serta calon presiden periode 2009-2014 berbuat seperti itu. Apa kata dunia?

Bila hal ini dilakukan warga Aceh, apalagi ketika di Aceh sedang diberlakukan Daerah Operasi Militer, pasti sudah berakibat fatal. Terhadap rakyat Aceh yang ketahuan menyanyikan lagu Indonesia Raya sambil ngobrol atau tertawa, TNI/Polri pasti akan menegurnya.

Padahal sebagai anak Soekarno, Mega selalu membanggakan sikap sang bapak. Ini juga terungkap dalam Debat Capres di Hotel Four Season, Jakarta, Selasa (9/6). Saat ditanya oleh moderator tentang apa yang akan dilakukan Megawati sebagai calon presiden terhadap hukum di Indonesia, Megawati menjawab:

Saya ini bukan calon presiden, tetapi saya ini pernah menjabat sebagai presiden. Saya ini anaknya Bung Karno, pasti saya akan menjalankan segala hal yang di lakukan oleh Bung Karno.

Sayangnya fakta di lapangan menunjukkan hal yang berbeda. Kampanye akbar Megawati juga kurang sukses. Di saat Megawati berpidato, para pendukungnya justru banyak yang pulang. Mudah-mudahan ini bukan pertanda bahwa pasangan Mega-Prabowo akan kalah pada Pilpres 8 juli 2009. Rakyatlah yang akan menentukan, memilih pasangan ini atau pasangan yang lainnya.

Rachmad Yuliadi Nasiri
rbacakoran@yahoo.com
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
5 Komentar
vimel
Selasa, 7 Juli 2009 | 05:59 WIB
Kalau saja pak prabowo tidak berpasangan dengan bu mega, prabowo lah pilihanku.
Cak Doel
Jumat, 3 Juli 2009 | 13:15 WIB
Mega MEgal-megol GAada akal. KALLA oportunis besar. SBY antek USA. Bertobatlah (kembali pada yang Allah tetapkan) wahai rakyat Indonesia! Baru Allah hadirkan pemimpin yang layak untuk kalian!
yono
Kamis, 2 Juli 2009 | 18:21 WIB
Nanti Kalo Ibu Mega Kalah ....bisa aja jawaban oleh pendukungya atau apalah ....padahal Ibu Mega sangat ...sangat...nggak layak mimpin Bangsa ...apa kontribusi Ibu Mega pada saat jadi Presiden ? terlalu kecil jika dibandingkan dengan status sebagai presiden MEMANG BELUM LAYAK JADI PRESIDEN RI .....harus maklum.
SoekarnoYesMegaNo
Kamis, 2 Juli 2009 | 14:27 WIB
Sorakin MEGA .. Whoooo ... Sekali Lagi ...Whooo ... Dua kali lagi ...whooo ... whoooo ANsionalis apaan kek gitu?
tofscorp
Kamis, 2 Juli 2009 | 13:11 WIB
ya...bgtulah Mega, jauh bgt sm Bpknya sama skali gak mnurun darah sang proklamator!klo ngomng "waktu sy jd presiden.....bla..bla.." mmg dlu waktu jd presiden punya prestasi ap? klo soal kalah itu ud pasti sbb sy az ud pasti gak akan milih beliau... hehehe.....
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.