INILAH.COM, Jakarta - Pelaku perbankan menginginkan penerapan manajemen risiko yang tertuang dalam Bassel II ditunda hingga tahun 2010 atau 2011.
Pasalnya dengan aturan tersebut perbankan kesulitan untuk melakukan manuver mencari maupun mengucurkan likuiditas. "Bassel II kan aturannya begitu ketat, asumsinya kalau kondisi normal. Kalau ini kan dunia abnormal, kalau kita diperketat, kita akan kesulitan manuver," ujar Direktur Utama Bank BNI, Gatot M Soewondo seusai penandatanganan kerjasama pembiayaan proyek karbon, di Gedung BNI, Kamis (2/7).
Pihaknya telah minta melalui perbanas agar bassel II ditunda dulu, karena itu juga ada investment cost-nya. "Kita minta waktu itu ditunda sampai 2010 - 2011 melalui perbanas dan himbara," tukasnya. [war/cms]