INILAH.COM, Jakarta - IHSG sesi I pada perdagangan Kamis (2/7) ditutup naik 17,03 poin (0,83%) ke level 2.076,91, termasuk naik tipis karena investor masih menunggu pengumuman BI rate Jumat besok.
Hal itu dikatakan analis saham dari Ciptadana Securities, Syaiful Adrian kepada INILAH.COM, Kamis (2/7). "Transaksi masih termasuk kecil karena investor menunggu pengumuman BI rate besok. Namun sentimennya masih positif dengan adanya data inflasi yang hanya 0,11% kemarin," katanya.
Bursa global masih positif sehingga tetap menjaga IHSG berada di area hijau, walaupun sebagian bursa regional berada di area merah. Hal ini karena penurunan harga komoditi seperti minyak maupun batubara walaupun tipis.
Volume perdagangan mencapai 2,9 miliar lot saham senilai Rp 1,7 triliun dengan 90 saham naik, 84 saham turun serta 67 saham stagnan. Untuk LQ45 naik 4,12 poin ke 404,25 dan Jakarta Islamic Index (JII) naik 1,87 poin ke 330,15.
Untuk saham-saham yang naik antara lain Merck (MERK) naik 4.500 poin ke 57.500, Indosat (ISAT) naik 200 poin ke 5.250, Bank Central Asia (BBCA) naik 175 poin ke 3.775, Unilever Indonesia (UNVR) naik 150 poin ke 9.850, Telekomunikasi Indonesia (TLKM) naik 150 poin ke 8.050, Bank Rakyat Indonesia (BBRI) naik 150 poin ke 6.600, International Nickel Indonesia (INCO) naik 100 poin ke 4.225.
Sementara saham-saham yang turun antara lain Gudang Garam (GGRM) turun 150 pin ke 12.200, Astra Agro Lestari (AALI) turun 150 poin ke 17.350, Indo Tambangraya Megah (ITMG) turun 150 poin ke 19.800, Astra International (ASII) turun 150 poin ke 23.600. [hid/cms]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !