Minggu, 27 Mei 2012 | 10:47 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Cessie, Permata Surati Menkeu
Headline
Istimewa
Oleh: Mosi Retnani Fajarwati
web - Kamis, 2 Juli 2009 | 12:15 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Merasa tidak diperlakukan secara adil oleh pemerintah terkait dana cessie Bank Bali senilai Rp 546 miliar, Bank Permata melayangkan surat berisi kronologis kasus tersebut kepada Menteri Keuangan Sri Mulyani.

"Kemarin kami kirim surat ke Menkeu yang isinya kronologis, berbarengan dengan pemindahan dana," ujar Kuasa Hukum Bank Permata Pradjoto, ketika dihubungi INILAH.COM, Kamis (2/7).

Surat kronologis tersebut di antaranya berisi tentang fakta bahwa dana sebesar Rp546 miliar bila berdasar keputusan Mahkamah Agung (MA) adalah milik Bank Permata. "Keputusan itu terjadi sebelum adanya eksekusi. Dan berdasar itu, apakah pemerintah mengakui itu sebagai milik Permata, itu yang kami coba pertegas," ujarnya.

Pradjoto menjelaskan, bahwa pihak Permata telah selesai melakukan pemindahan dana sebesar Rp546 miliar ke rekening Dirjen Perbendaharaan Bank Indonesia kemarin siang. "Kita sudah selesai transfer semua dananya kira-kira sebelum jam 13.00 WIB. Kita penuhi kesepakatan karena menghormati hasil putusan," ujarnya.

Sebelumnya, Pradjoto menyatakan berdasar hasil PUP dana tersebut merupakan milik Bank Permata secara hukum dalam yurisdiksi perdata. "Kita berharap Menkeu bisa bersikap bijak dan kita hanya akan menunggu respon saja. Kalau hasilnya tidak sesuai harapan, kita akan formulasikan strategi lain," pungkasnya. [mre/cms]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.