INILAH.COM, Jakarta - BNI alokasikan US$200 juta atau setara Rp2 triliun kepada perusahaan-perusahaan yang peduli lingkungan.
Hal tersebut dilakukan guna mendukung proyek Clean Development Mechanism (CDM), yaitu program yang memberikan insentif bagi perusahaan-perusahaan yang mampu menurunkan karbon.
Begitu dikatakan Krisna Suparto, Direktur Korporasi Bank BNI ketika ditemui di kantornya, Kamis (2/7).
Lebih lanjut dia mengutarakan perusahaan yang sudah mengajukan kredit dengan mekanisme ini sebanyak 5 perusahaan. "Kami akan mengucurkan kredit sebesar US$200 juta atau Rp2 triliunan untuk perusahaan-perusahaan yang peduli lingkungan," ujarnya.
Sementara Direktur Utama BNI, Gatot M Suwondo mengatakan dalam mendukung program tersebut bekerjasama dengan salah satu perusahaan spesialis dalam pembiayaan proyek karbon dengan Green Works Asia dan Climate Change Capital Limited.
Gatot mengatakan, Climate Change Capital Limited sanggup menyediakan dana sebesar US$ 1,18 miliar untuk mendukung polusi karbon di Asia Tenggara. "Pembiayaan tersebut salah satunya untuk beberapa proyek minimal 50 mega watt," jelasnya. [war/cms]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !