Sabtu, 26 Mei 2012 | 10:59 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Ampun! Saham Tidur Kuasai Bursa
Headline
Foto/ Subekti
Oleh: Susan Silaban
web - Kamis, 2 Juli 2009 | 13:43 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Dari 402 emiten yang mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) ternyata ada sekitar 80%-85% emiten yang tergolong saham tidur.

Hal ini dijelaskan kepala Riset Infovensta Utama, Parto Kawito seusai seminar 'Practical Stock Trading With Technical Analysis' di Graha Niaga, Jakarta, Kamis (2/7).

Lebih jauh, ia memaparkan hanya 10% saham yang populasinya aktif, sedangkan 15%-20% yang dikategorikan dalam transaksi perdagangan atau sekitar 100 saham. "Lihat saja di Kompas 100, mungkin dari 100 saham itu, hanya beberapa saja saham yang likuid dan sisanya sama (tidur)," jelas Parto.

Untuk itu, ia mengusulkan cara yang dapat membangunkan saham tidur yakni, waktu IPO saham yang ditawarkan relatif besar, dijual ke berbagai investor, harga saham jangan terlalu tinggi, harus ada market maker dan didukung oleh keterbukaan informasi emiten tersebut.

Sebelumnya, Kabiro Transaksi dan Lembaga Efek Bapepam-LK Nurhaida mengimbau agar analis pun dapat menganalisa saham tidur agar ada performance. Namun, permasalahnnya adalah siapa yang akan membayar analis tersebut. [san/cms]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.