INILAH.COM, Gresik - PT Semen Gresik Tbk berencana membangun pabrik semen baru di Padang, Sumatera Barat pada 2011.
Pembangunan pabrik ini untuk penambahan kapasitas produksi anak perusahaannya PT Semen Padang dan mengantisipasi melonjaknya permintaan semen dalam negeri.
Rencana pembangunan pabrik baru itu diungkapkan Direktur Utama PT Semen Gresik, Dwi Soetjipto, kepada wartawan di sela-sela acara penyerahan beasiswa kepada 1.636 pelajar di Wisma Ahmad Yani Gresik, Kamis (2/7).
Menurutnya, dari kajian yang sudah dilakukan, pembangunan pabrik baru di Padang belum bisa direalisasikan pada tahun ini dan 2010, karena ada sejumlah kendala. "Kalau saat ini memang belum layak, kemungkinan besar baru pada 2011. Kami harus memperhitungkan faktor teknis, keuangan, transportasi, dan kebutuhan pasar, termasuk kebutuhan penambahan bahan baku," katanya.
Menurut Dwi Soetjipto, saat ini pihaknya sedang fokus menyelesaikan pembangunan pabrik baru di Tonasa, Sulawesi Selatan yang dijadwalkan tuntas 2011 dan setahun berikutnya merealisasikan pabrik baru di Jawa.
Untuk pengembangan pabrik PT Semen Tonasa yang berkapasitas sekitar 2,5 juta ton per tahun, sejauh ini tidak ada kendala dan berjalan sesuai rencana.
Namun, pembangunan pabrik di Jawa yang rencananya berlokasi di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, masih menemui batu sandungan, karena adanya penolakan dari sebagian warga setempat.
Sesuai rencana, pembangunan pabrik semen di Pati direalisasikan mulai tahun ini dan dijadwalkan selesai dalam tiga tahun ke depan (2012).
Rencana yang sudah diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) itu, kemungkinan besar molor, bahkan bisa jadi batal.
"Memang masih ada penolakan dari sebagian warga, tapi kami terus berusaha meyakinkan melalui sosialisasi. Sampai saat ini, izin eksplorasi dan amdal sudah kami kantongi, termasuk izin pembangunan dari pemerintah daerah," tambahnya.
"Kami juga sudah menyiapkan plan B, kalau plan A di Pati menemui hambatan," ujar Dwi Soetjipto.
Plan B yang dimaksud adalah memindahkan investasi pembangunan pabrik baru di di Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati ke Kabupaten Tuban, Jawa Timur. "Yang pasti, pembangunan pabrik baru di Jawa tetap direalisasikan sesuai hasil RUPS," katanya.
Saat ini, pabrik Semen Gresik di Tuban berjumlah tiga unit dengan masing-masing berkapasitas produksi 2,5 juta ton per tahun.
Dwi Soetjipto menambahkan, total produksi Semen Gresik (termasuk Semen Padang dan Tonasa) mencapai 19 juta ton per tahun, dan menguasai sekitar 45 persen pasar semen dalam negeri. [*/cms]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !