INILAH.COM, Jakarta Helm kini tidak lagi sekedar pelindung kepala, tapi sudah menjadi gaya hidup, untuk itu PT Tara Kusuma Indah (PT TKI) sebagai produsen helm terkemuka KYT, INK dan MDS meluncurkan varian baru produk mereka, di Jakarta, Kamis (2/6).
Satu varian yang diluncurkan PT Tara Kusuma Indah ini adalah helm Double Visor yang memiliki dua lapis kaca berbeda yang dapat digunakan baik di siang maupun di malam hari.
Para bikers kini suka membeli helm bermerek dengan model dan grafis yang lain dengan helm umumnya, dan menyesuaikan karakter dirinya. Tapi yang lagi marak adalah trend Double Visor, untuk itulah kami mengeluarkan varian terbaru KYT, INK dan MDS, dengan model Double Visor, ujar Hendri Tedjakusuma, Direktur Marketing PT Tara Kusuma Indah kepada wartawan di Jakarta.
Menurut Hendri, pihaknya sudah menerapkan sistem helm Double Vosor di semua tipe helmnya, baik full face, three quarter open face dan flip up. Hingga kini ada 6 varian helm Double Visor yang dirilis pabrikan helm yakni, 1 varian MDS, 2 varian KYT,(2 vision dan runner 2) dan 2 varian INK (CDR 6000 dan Enzo) dan 1 varian Bell M10 dengan harga yang terjangkau mulai dari Rp 200 ribu hingga Rp 1.8 juta.
Tiper terakhir, Enzo merupakan tipe open face pertama kali di Indonesia yang memakai double visor yang berada di dalam serta user friendly.
Varian terbartu ini mulai dipasarkan Juli ini, harganya masih belum bisa dirilis tapi pasti terjangkau karena diposisikan untuk kalangan bikers umumnya, dan hobbies otomotof yang menginginkan helm bertehnologi tingi, safety dan stylish, imbuhnya.
Dan tentu saja, tidak lupa Hendri menegaskan, semua produk dari PT Tara Kusuma Indah, KYT, INK dan MDS, telah memiliki akreditasi standarisasi nasional SNI 2007 homologatiuon, termasuk standari sasai internasional DOT dan standarisasi Eropa EC 2205/E2205.
Di kalangan pembalap Indonesia, helm produk dari PT Tara Kusuma Indah ini dipakai pembalap top tanah ait, mulai dari kelas underbone, motocross dan supersport seperti Rafid Topan, Hokky Kristdianto, Harlan Fadilla, M, Fadli , Sudarmonoi, Denny Orlando dan Farhan Hendro.
Helm import harga masih sangat mahal, tapi saat rusak, sparepartnya sulit didapat, tapi helm KYT, INK yang produk nasional sudah memiliki standarisasi internasional. Tidak hanya gaya, namun safety benar-benar dipenuhi oleh PT Tara Kusuma Indah, papar Harland Fadillah, pembalap Supersport dari tim Petronas Spinta Yamaha Indonesia.{S1]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !