INILAH.COM, Jakarta - Saham Sentul City Tbk (BKSL) pada perdagangan sesi II diperkirakan dapat mengalami pelemahan kita melewati batas tengah di level 160.
Demikian dikatakan analis saham dari Reliance Securities, Gina Novrina Nasution kepada INILAH.COM, Kamis (2/7). "Batas tengah BKSL di perdagangan sesi II di level 160 kalau dilewati maka akan mengalami pelemahan," katanya.
Batas bawah pergerakan di 152 hingga potensi entry poin di sekitar 152 dan juta sudah berbalik arah ke arah bullish. Saat ini DMI masih dalam trend arah bearish. Pada sesi I saham BKSL ditutup di level 158.
Saham BKSL diuntungkan dengan proses pembangunan jalan Tol Bogor Outer Ting Road (BORR) yang diperkirakan selesai bulan Juli ini. Setelah selesai dibangun nanti, Tol BORR akan terbujur sepanjang 11 km. Jalan bebas hambatan ini akan membelah sebelas kelurahan di pinggiran utara dan barat Kota Bogor.
Proyek terbagi dalam tiga tahap, PT Jasa Marga membangun proyek jalan tol senilai Rp 1,6 triliun ini dari pintu tol Sentul Selatan Jagorawi hingga Kawasan Darmaga. Saat ini, pengerjaan Tol Bogor Outer Ring Road baru sampai tahap I. Panjang jalan yang dibangun 3,7 km, dari Sentul Selatan sampai pertigaan Kedung Halang. [hid]