INILAH.COM, Jakarta - Melakukan sedikit petualangan saat ML sah-sah saja. Tapi, ada baiknya dilakukan sesuai rambu-rambu, apalagi jika Anda dan pasangan juga melibatkan pihak ketiga alias alat bantu.
Banyak tips ML yang menyarankan tindakan ini dan itu untuk memuaskan gairah. Termasuk menggunakan cairan, misalnya alkohol atau wine) ke dalam organ genital perempuan.
Kabarnya, sensasi dinginnya luar biasa. Tapi apakah hal itu dibenarkan, dalam artian aman-aman saja untuk Anda? Bisa jadi.
Yang jelas, Anda harus tahu, mengisi organ genital perempuan dengan cairan lain bukanlah tindakan bijaksana karena organ vital itu tidak dirancang untuk menerima cairan lain selain sperma.
Ada beberapa alasan yang mungkin dapat menjadi pertimbangan jika Anda ingin melakukan sensasi aneh-aneh. Apa saja yuk, simak ulasannya.
1. Normalnya, kadar pH yang seimbang pada organ genital perempuan berkisar antara 3,8-4,5. PH inilah yang akan mencegah terjadinya infeksi pada organ intim.
Jika Anda memasukkan cairan asing ke dalamnya, maka Anda akan mengacaukan keseimbangannya dan membuka jalan tol bagi bakteri, infeksi, atau penyakit menular seksual.
2. Infeksi yeast (sejenis jamur) dapat berkembang subur dengan adanya gula. Jadi jika 'mengisi' organ genital dengan cairan yang mengandung gula, ini berisiko terjadinya penumpukan gula pada dinding bagian dalam vagina yang akhirnya memudahkan terjadinya luka.
3. Jika Anda terus menerus mengkonsumsi alkohol, dapat dipastikan organ tubuh seperti hati, cepat atau lambat akan mengalami kerusakan. Nah, hal yang sama pun berlaku untuk organ intim, jika terus terbiasa terkena kontak langsung dengan alkohol.
4. Masuknya udara ke dalam organ genital wanita sangat berbahaya, dapat menyebabkan kematian mendadak, karena udara yang masuk menembus hingga ke emboli.
Jadi, jika pasangan ingin 'memasukkan' cairan ke dalam Mrs V terutama soda, sebaiknya Anda tolak saja karena dapat membahayakan keselamatan.
Namun jika Anda dan pasangan bersikeras ingin mewujudkan fantasi Anda berdua, pilihan berupa air putih (atau air es) mungkin dapat menjadi pilihan paling aman. [L1]