INILAH.COM, Tokyo - Raksasa elektronik Jepang Hitachi Ltd. mengatakan akan menyuplai baterai ion-lithium untuk mobil hybrid General Motors Corp. (GM) mulai 2010 dan. Hitachi juga akan terus menambah kapasitas produksi untuk memenuhi permintaan mobil bertenaga gas-listrik yang terus meningkat.
Hitachi saat ini memproduksi 40.000 baterai ion-lithium per bulan, dan akan terus meningkatkan kapasitas produksi hingga tiga juta unit.
"Kami akan terus meningkatkan kapasitas produksi untuk baterai ion-lithium di pabrik kami untuk mobil hybrid yang penjualannya terus tumbuh di pasar global," ujar juru bicara Hitachi Shinya Yamada. Namun Yamada enggan berkomentar kapan tepatnya Hitachi mulai meningkatkan kapasitas produksi.
Harian Nikkei edisi Kamis (2/7) menulis Hitachi akan menginvestasikan dana sekitar 30 milyar yen (US$311 juta) untuk meningkatkan kapasitas produksi.
Sementara itu raksasa otomotif Jepang Toyota Motor Corp. sudah menggunakan baterai nickel-metal hydride untuk mobil hybridnya. Toyota mengungkapkan baru-baru ini bahwa mobil-mobil hybrid Toyota ke depan akan menggunakan baterai ion-lithium untuk pertama kalinya. [L1]