Minggu, 27 Mei 2012 | 10:48 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Tim SBY: Minyak Belum Ancam APBN
Headline
istimewa
Oleh:
web - Kamis, 2 Juli 2009 | 15:08 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Anggota tim kampanye nasional pasangan SBY-Boediono Chatib Basri menilai kenaikan harga minyak mentah Indonesia yang menyentuh 61 dolar AS per barel belum membahayakan APBN.

"Saya melihat APBN masih aman. Kenaikan harga minyak memang menaikkan subsidi, tapi apresiasi rupiah dari Rp11.000-an menjadi Rp10.000-an membuat defisit menurun. Jadi 'net impact'nya APBN masih aman," kata Chatib di Jakarta, Kamis (2/7).

Selain itu, katanya harga minyak mentah Indonesia secara rata-rata masih di bawah asumsi yang ditetapkan sebesar US$ 42 per barel.

"Kenaikan harga minyak dunia kan baru terjadi 3 minggu, sehingga belum menaikkan harga rata-rata secara signifikan," katanya.

Sebelumnya, Menkeu Sri Mulyani mengatakan anggaran subsidi BBM dan listrik naik dari perkiraan sebelumnya sebesar Rp67 triliun menjadi Rp102,5 triliun akibat kenaikan harga minyak mentah Indonesia menjadi US$ 61 per barel.

Anggaran subsidi BBM yang dianggarkan sebesar Rp24,5 triliun, diperkirakan membengkak menjadi Rp54,3 triliun atau melonjak 221,5%. Untuk subsidi listrik naik 13,5 persen dari Rp42,5 triliun menjadi Rp48,2 triliun. [*/hid]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.