Senin, 28 Mei 2012 | 21:22 WIB
Follow Us: Facebook twitter
SBY-Andi Dituntut Minta Maaf ke Sulsel
Headline
Andi malarangeng - inilah.com /Raya Abdullah
Oleh:
web - Kamis, 2 Juli 2009 | 16:26 WIB
INILAH.COM, Makassar - Merasa terhina dengan pernyataan anggota timkamnas SBY-Boediono, Andi Alfian Mallarangeng, warga Makassar menuntut permintaan maaf dari SBY dan Andi. Andi sebelumnya menyebutkan belum saatnya orang Sulsel memimpin bangsa.

"Pernyataan itu sangat menghina serta melukai hati suku-suku bangsa di Indonesia. Ada kesan dari pernyataan Alfian bahwa hanya suku tertentu saja yang bisa jadi presiden. Padahal semua memiliki kesempatan yang sama. Alfian harus minta maaf. SBY juga harus minta maaf sebagai penanggung jawab timkamnas," ujar Jubir Koalisi Rakyat Sulsel Anti Rasis Subhan Djaya Mappaturung di Monumen Mandala Makassar, Kamis (2/7).

Aksi diikuti seribuan orang dari berbagai kelompok masyarakat di Makassar. Subhan mengatakan, pernyataan Andi sangat tidak etis karena dianggap merendahkan satu etnis, serta bertentangan dengan konstitusi dan semangat NKRI yang mengedepankan kesetaraan dan kesamaan pada semua kelompok suku.

"Jika Alfian dan SBY tidak meminta maaf kepada rakyat Sulsel, jika SBY tak memberi pernyataan sikap terkait Alifian, kami akan menduduki Monumen Mandala Makassar hingga Alfian mendapat sanksi," cetus Subhan.

Permintaan maaf SBY, lanjut dia, harus disampaikan secara terbuka kepada seluruh rakyat Sulsel. Sedangkan permintaan maaf Andi Mallarangeng, selain secara terbuka kepada seluruh rakyat Sulsel, juga melalui iklan media cetak dan elektronik.

"Polisi juga harus memeriksa Andi Alfian Mallarangeng karena telah melakukan tindakan yang berpotensi memunculkan konflik horisontal di Sulsel," tukas Subhan. [*/sss]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
4 Komentar
aru palacca
Jumat, 3 Juli 2009 | 17:21 WIB
yang paling pantas pemimpin bangsa ini barangkali andi alfian. kapan orang sumbar, papua, kalimantan bisa pimpin bangsa ?, pasti pak andi tahu itu. karena orang sulsel belum saatnya. tapi kira2 kapan tuh pak andi jatahnya orang sulsel ?
lolo
Jumat, 3 Juli 2009 | 06:10 WIB
tetep berbudi dong... bukannya berbudi itu bersama budiyono hehehe
dani
Kamis, 2 Juli 2009 | 23:59 WIB
sebagai wong Palembang, n pendukung SBY saya sangat kecewa ucapan busuk ini... Ternyata...kalau ngikuti Demokrat wong Palembang ngga bisa jadi PRESIDEN.. say no to SBY
dede
Kamis, 2 Juli 2009 | 18:10 WIB
apa mungkin bangsa Indonesia yang terkenal dengan kebhineka tunggal ika-annya dipimpin oleh orang yang tidak bisa membina teamnya yang berpandangan picik thd. SARA???...itukah yang dinamakan santun dan berbudi??
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.