INILAH.COM, Jakarta - Bercengkrama dan dicium ibu-ibu bukan hal baru bagi seorang Teuku Wisnu. Bahkan saking menikmati bergaul dengan ibu-ibu, Teuku Wisnu rela dicubit ibu-ibu. Wah...
Ada hal baru dari pria kelahiran Aceh, 4 Maret 1985 ini. Selain makin akrab dengan ibu-ibu, Wisnu, begitu biasa dia disapa, juga rajin keliling Pulau Jawa dengan motor.
Ya, perannya sebagai Duta Rejeki Rinso menuntut Wisnu akrab bergaul dengan kaum ibu, dan harus pandai mengendarai motor mempromosikan peran terbarunya ini.
Katanya jadi makin akrab dengan ibu-ibu dan siap diciumi?
Hehehe. Sudah resiko. Bukan karena jadi Duta Rejeki Rinso saja. Sebelum ini juga saya biasa dipeluk, diciumi, dan dicubiti ibu-ibu kalau berkunjung ke daerah. Mereka sangat suka dengan peran saya sebagai Farel di Cinta Fitri.
Berarti sudah siap dicubiti? Nggak dicemburuin pacar?
Insya Allah nggak. Pacar saya sudah terbiasa melihat saya dikelilingi ibu-ibu. Dia nggak merasa bersaing, malah bangga karena peran saya dianggap berhasil kan. Biar sakit dicubiti, saya nggak marah, karena buat saya mereka adalah orang tua saya juga.
Pernah nggak, ada ibu-ibu yang menawarkan anak gadisnya ke kamu?.
Ada. Waktu promo sinetron Cinta Fitri beberapa ibu-ibu mendatangi saya dengan anak gadisnya. Saya cuma tertawa dan bilang, 'Maaf ibu saya sudah punua pacar'. Biasanya, kalau sudah dibilang begitu mereka mengerti.
Ada kesulitan nggak duta produk pembersih rumah tangga?
Sejauh ini belum ada. Apalagi produk ini sudah saya kenal sejak saya kecil. Dan saya pakai ketika masih kos. Saya biasa nyuci sendiri dengan produk ini. Jadi kalau ditanya produk saya bisa cerita berhubung saya memakainya.
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !