INILAH.COM, Jakarta - Aksi solidaritas untuk pembebasan pemimpin oposisi Myanmar yang diahan pemerintah Junta militer, Aung San Suu Kyi, sampai juga di ibukota. Kedubes Inggris berencana memproyeksikan gambar perempuan itu di Bundaran Hotel Indonesia. Seperti Apa?
Gambar besar pemimpin demokrasi Myanmar yang memenangnkan penghargaan Nobel Perdamaian itu diproyeksikan mulai Kamis (2/7) ini hingga Sabtu 4 Juli mendatang. Gambar itu diproyeksikan ke layar yang ditempatkan di pinggir Bundaran Indonesia.
"Negara-negara tetangga Myanmar memiliki kewajiban untuk menyerukan Suu Kyi dengan lantang. Saya sangat terdorong dengan fakta bahwa suara Indonesia didengarkan dengan lantang dan jelas," demikian pernyataan Kuasa Usaha Kedubes Inggris untuk Indonesia Matthew Rous, dalam rilis yang diterima redaksi INILAH.COM.
Inisiatif tersebut sekaligus menandai dua peristiwa penting. Pertama, dilanjutkannya pengadilan Suu Kyi di Myanmar pada Jumat 3 Juli esok. Pemerintah Inggris dan komunitas internasional secera keseluruhan menyerukan pembebasan Suu Kyi dan semua tahanan politik di negara tersebut.
Kemudian, kunjungan Sekjen PBB Ban Ki-moon ke Myanmar pada hari yang sama. PM Inggris Gordon Brown menyambut hangat keputusan Sekjen sebagai hal yang penting untuk membangun dasar pemilu yang bebas dan adil di negara itu pada 2010.
"Saya berharap inisitif Kedutaan Besar Inggris akan membantu kita semua untuk mengingat Suu Kyi dalam kunjungan yang sangat penting ini," pungkas Rous. [vin]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !