Senin, 28 Mei 2012 | 21:23 WIB
Follow Us: Facebook twitter
PGI: Istri Boediono Katolik, So What?
Oleh: Windi Widia Ningsih
web - Kamis, 2 Juli 2009 | 17:24 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Isu istri Boediono beragama Katolik dinilai Persekutuan Gereja-gereja Indonesia (PGI) sebagai isu yang tidak penting untuk ditampilkan kepada publik. Sebab, isu tersebut telah secara jelas mempolitisasi agama tertentu.

"Kasus itu (Herawati) mestinya tidak boleh muncul. Karena itu sebenarnya isu yang tidak penting. Mau Katolik, Protestan, Buddha. So what?" kata Sekretaris Umum PGI Richard Daulay, saat menggelar jumpa pers di gedung Center for Dialogue and Cooperation among Civilization (CDCC), Jakarta, Kamis (3/7).

Menurut dia, kasus itu secara jelas telah mempolititasi agama. "Syukur kalau memang menang. Tapi kalau kalah? Berarti menggambarkan tuhan dikalahkan. Masak Tuhan dikalahkan?" ujarnya.

Hal serupa juga diungkapkan Ketua PP Muhamadiyah Din Syamsuddin. Apabila agama dijadikan komoditas politik berarti telah mengunakan agama secara salah. "Tetapi bila pengaitan agama dan politik, dari bagaimana etika agamanya, saya rasa semua agama tidak akan keberatan," tambahnya.

Baik pasangan SBY-Boediono maupun JK-Win, kata dia, sama-sama mempolitisasi agam. Hal ini terlihat dari spanduk-spanduk mereka. Pasangan JK-Win digambarkan ditampilkan sebagai pasangan Islami. Sementara pasangan SBY-Boediono juga disebut pemimpin Islam sejati. "Inilah yang ditolak oleh pemuka agama," jelas Din. [win/nuz]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
5 Komentar
heran
Jumat, 3 Juli 2009 | 11:29 WIB
Mungkin aja P Tif Lagi ngajak Bu Herawati Boediono masuk islam, so diajak ngaji di kader PKS????? Kok diem Pak Tif!!!!
doni pasti jail
Jumat, 3 Juli 2009 | 11:07 WIB
Boss PKS udah ngga sabar untuk duduki jabatan empuk, setelah isu jilbab, pengajian , alasan apa lagi yg dikeluarkanuntuk menjilat. Jangan kuatir setelah pilpres ada tour ke washington...
satraia
Jumat, 3 Juli 2009 | 10:53 WIB
sebelumnya tuhan juga pernah kalah lo... kisah pergumulan Tuhan dengan Yakub yang akhirnya Tuhan dikalahkan Yakub dan mendapat penghargaan Israel ...hamba Tuhan
Ken Arok
Jumat, 3 Juli 2009 | 09:16 WIB
PGI harusnya ngomong ke Tifatul Sembiring - PKS, ngapain sich ... Ibu Herawati Boediono dibawa-bawa kepengajian segala .....!!!
gochi
Jumat, 3 Juli 2009 | 01:16 WIB
kalo emang katolik baguslah biar ada sedikit warna tapi yang jadi what-what kalo Ny.Herawati tiba2 berkerudung dan nyambangi pengajian
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.