Rabu, 23 Mei 2012 | 19:38 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Pilpres 1 Putaran Bernuansa Money Politics
Oleh:
web - Jumat, 3 Juli 2009 | 05:52 WIB
Kampanye pilpres satu putaran untuk mendukung kemenangan SBY dengan dalih penghematan anggaran dapat dikategorikan sebagai money politics. Mengapa?

Dalam selebaran yang dibagikan, tertulis negara dapat menghemat Rp 4 triliun jika pilpres berjalan hanya satu putaran. Untuk itu mereka mengajak rakyat untuk memilih pasangan SBY -Boediono yang menurut survei LSI telah didukung sebanyak 70% rakyat.

Memang benar jika terjadi pilpres satu putaran maka negara dapat menghemat anggaran, pemerintah pun dapat lebih cepat kembali bekerja
untuk rakyat, dan parpol pun lebih cepat damai. Namun sangat disayangkan jika penghematan anggaran tersebut dikaitkan dengan BLT, seperti yang disosialisasikan timses kepada rakyat penerima BLT di suatu daerah di Sidoarjo.

Mereka mengatakan pencairan BLT tertunda karena uangnya digunakan untuk pemilu, dan jika SBY menang dalam satu putaran, maka BLT akan cepat dicairkan. Dengan demikian tanpa perlu bagi-bagi uang pun timses sebenarnya sudah bagi-bagi harapan.

Apakah kampanye tersebut tidak termasuk money politics?

Abdullah Ikhsan
ikhsanabdullah@ymail.com
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
4 Komentar
Sangkuriang
Sabtu, 4 Juli 2009 | 07:12 WIB
Hard feeling, "Pakde Joko" ini justru operator lapangan politik uang sby.
dee
Jumat, 3 Juli 2009 | 22:49 WIB
pakde, kita semua setuju saja pilpres satu putaran jika berlaku untuk semua capres, kalau gestapu ini diarahkan hanya ke satu capres itu namanya penggiringan opini, ini yg tdk fair dan membodohi rakyat anda kali yg kebakaran jenggot karena bos nya ketauan bohongnya.....
adang
Jumat, 3 Juli 2009 | 14:04 WIB
Memang benar di lapangan rakyat di isukan akan mendapat BLT jika pilpres satu putaran, oeh karena itu harus pilih SBY. apa ini bukan pembodohan
Pakde Joko
Jumat, 3 Juli 2009 | 06:08 WIB
Apakah kampanye tersebut tidak termasuk money politics? nO dodol amat sih loe mikirnya kan bisa jadi pemenangnya tidak SBY bisa juga dari JK atau Mega pada pilpres diputaran pertama kenapa mesti pada kebakaran jenggot kalau memang masing masin yakin bisa memenangkan pilpres ini dan memang bener itu penghematan atau loe bisa ngitung dari satu sampai 1 M dalam satu bulan atau memang loe gak paham
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.