INILAH.COM, Jakarta - Bank Indonesia mengaku belum menerima keberatan bankir terhadap pengetatan manajemen risiko yang tertuang dalam Bassel II di industri perbankan.
Hal ini disampaikan Plt Gubernur Bank Indonesia, Miranda Goeltom di Jakarta, Kamis (2/7). "Belum sampai ke saya, saya belum baca. Nanti saya liat dulu apa yang menjadi poin keberatannya, sisi mananya, kan nanti bisa dibahas," ujarnya.
Sebelumnya, bankir menyampaikan menginginkan penerapan manajemen risiko melalui perbanas untuk ditunda tahun 2010 atau 2011. Pasalnya dengan aturan tersebut perbankan kesulitan untuk melakukan manuver mencari maupun mengucurkan likuiditas. [war/cms]