INILAH.COM, Jakarta - Dari banyaknya isu yang digunakan dalam pertarungan pilpres ini, mana yang paling sering muncul. Isu kampanye hitam atau black campaign ternyata isu yang paling banyak ditemui.
"Diantara sekian isu politik periode kampanye Pilpres, isu kampanye hitam adalah isu yang paling tinggi menarik perhatian media dengan bobot tertinggi sebesar 27 ribu," kata peneliti psikologi politik Charta Politika Muhammad Faisal di Kantor Charta Politika, Jakarta, Kamis (2/7).
Selain isu kampanye hitam, lanjutnya, isu debat capres cawapres yang menempati urutan kedua. Dari isu ini pasangan SBY-Boediono berhasil menjadi top isu.
"Pasangan SBY-Boediono sebanyak dua kali selama rentang kampanye. Untuk Mega-prabowo, hanya sebanyak satu kali. Sedangkan pasangan JK-Wiranto kurang berhasil menarik media untuk menjadi top issue," ujarnya.
Isu politik lain, menurut Faisal, tidak selalu menjadi top isu selama periode kampanye. Banyak isu di luar politik yang lebih menarik perhatian media massa, seperti kasus Prita, kasus alutsista, dan kasus Djoko Tjandra.
Survei ini dilakukan pada periode 2-29 Juni dengan menggunakan metode konten analisis. Setiap berita menyangkut pilpres diklasifikasikan berdasarkan topik bahasan utama, bobot, tone isu, intensitas, dan kontennya.
Sedangkan pernyataan langsung dari setiap capres cawapres diklasifikasikan berdasarkan frekuensi, tone, dan isu yang dibahas. Media yang diambil diantaranya Kompas, Suara Pembaruan, Indo Pos, Republika, Rakyat Merdeka, Seputar Indonesia, dan Media Indonesia.
"Dari hasil klasifikasi tersebut, dikumpulkan dalam data soft ware dan ditampilkan dalam bentuk grafik," pungkasnya. [bar]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !