INILAH.COM, Jakarta Peraih Nobel di bidang fisika nuklir terpilih sebagai ilmuwan wanita paling hebat sepanjang waktu.
Marie Curie, peneliti yang lahir di Polandia yang membuka jalan terapi radiasi untuk pengobatan kanker memenangkan seperempat dari pooling (25.1 persen) hampir dua kali lipat dari pesaing terdekatnya Rosalind Franklin (14.2 persen) biophysicist Enggris yang membantu menemukan struktur DNA.
"Polling itu menunjukkan penting untuk meningkatkan kesadaran ilmuwan wanita yang berperan dalam sains modern setelah Marie Curie dan membuat kontribusi lebih besar, kata Dr Roger Highfield, editor majalah New Scientist yang melakukan survey itu.
Ia menunjukkan data dari Resource Centre For Women in Science, Engineering and Technology Inggris yang memperlihatkan pencapaian wanita masih rendah di bidang sains.
Di bidang pekerjaan, hanya 18,5% wanita yang bekerja di bidang sains dan rekayasa secara keseluruhan.
Ilmuwan lain yang masuk 10 besar dalam daftar itu adalah astrophysicist, Dame Jocelyn Bell Burnell berada di posisi keempat (4.7 persen) dan Dr Jane Goodall primatologist dunia paling terkenal di posisi sepuluh (2.7 persen).[ito]