INILAH.COM, Jakarta - Ucapan Andi Mallarangeng dinilai bukan hanya bersifat SARA. Tapi anggota Tim Kampanye SBY-Boediono itu telah memukul jantung demokrasi.
"Tidak ada satu suku atau ras pun yang bisa dinegasikan atau didiskualifikasi dalam kompetisi demokrasi. Jelas pernyataan tim sukses SBY itu melukai sejarah yang telah ditanamkan secara kuat oleh para pendiri bangsa yang nasionalis ini," kata Jubir Tim Sukses JK-Wiranto, Ichsan Loulembah, di Jakarta, Kamis (2/7).
Ichsan Loulembah yang pernah menjabat Sekretaris Kelompok DPD RI di MPR, mengingatkan Andi Malarangeng, tokoh-tokoh sipil dan militer di masa perjuangan tidak membeda-bedakan asal-usul suku, agama maupun ras mereka.
"Para pemimpin di masa lalu terpilih berdasarkan kualitas dan hal-hal objektif lainnya. Dan mereka datang dari berbagai suku," ujarnya.
Karena itu, ia mengajak semua elemen masyarakat, agar jangan sekali-kali melupakan sejarah, sebagaimana kata Bung Karno, Bapak Bangsa Indonesia.
"Sekali lagi, pernyataan Andi itu amat memukul jantung demokrasi yakni prinsip-prinsip kesetaraan," imbuh Ichsan. [*/ana]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !