INILAH.COM, Tokyo - Toyota bekerjasama dengan lemabaga penelitian terkemuka Jepang Riken menciptakan kursi roda yang dikendalikan lewat perintah otak.
Dalam demonya, kursi roda ini bisa dikendalikan melalui otak (pikiran) yang berguna bagi para penderita cacat kaki yang memang juga tidak memiliki kemampuan
mengendalikan tangannya.
Sebelumnya dengan teknologi yang sama dibutuhkan waktu beberapa detik untuk komputer membaca gelombang otak (pikiran). Tetapi dengan teknologi yang baru ini hanya
butuh waktu 125 mili detik saja.
Tingkat akurasi yang ada juga cukup akurat untuk mengartikan perintah dari otak yaitu
mencapai 95%.
Teknologi ini bila berhasil nantinya, bukan saja hanya untuk kursi roda tetapi juga akan
diterapkan di kendaraan (mobil), sehingga orang yang dengan kemampuan fisik
terbatas dapat berkendara sendirian.
Teknologi yang diadopsi Toyota ini mirip teknologi BMI milik Honda. BMI (Brain Machine Interface), teknologi ini menggunakan electroencephalography, yang dapat mengukur aliran listrik dan spectroscopy inframerah, yang mengacu pada aliran darah pada otak.
Dengan mengkombinasikan keduanya, maka akan memberikan Anda akurasi sebesar 90% untuk
mengendalikan robot, tanpa perlu menggunakan fisik Anda sama sekali.
Apa mungkin di masa depan nantinya orang yang tidak bisa melihat juga bisa menyetir
mobil? [L1]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !