Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
4 Komentar
malingkrangkeng @ Jumat, 3 Juli 2009 | 13:17 WIB
Dalam negara yg baru berdemokrasi, biasanya...sudah gegap gempita "PENGAWAS INDEPENDEN" yg dibiayai oleh NGO asing yg bekerjasama dg mahasiswa, lsm indonesia, dll.
Menjadi pertanyaan besar, carut marut DPT mulai Pileg.....sepertinya kok by design.
Paimo @ Jumat, 3 Juli 2009 | 13:01 WIB
Atau jangan-jangan isu DPT semrawut dibangun karena 2 Calon lain udah nggak punya gigi utk bertarung melawan incumbent ???, jadi paling tidak kalo kalah punya alasan karena dicurangi dsbnya. Sehingga bisa buat alasan kepada yg kasih modal kampanye, paling tidak ada alasan supaya tidak mengembalikan modalnya.
Satria Aditama @ Jumat, 3 Juli 2009 | 12:35 WIB
Rubah saja konstitusi menjadi kerajaan dengan SBY sebagai rajanya, Malarangeng bersaudara sebagai Patih...tidak perlu ada pemilu buang-buang biaya saja...
Warren Buffet @ Jumat, 3 Juli 2009 | 12:14 WIB
Bagi saya, Pilpres lebih cepat selesai lebih baik, biar ada kepastian, juga agar kampanye yang saya yakini sebagian hanya tong kosong bunyi nyaring juga selesai, sok sok pahlawan kesiangan yang bikin macam2 janji (biasanya janjinya hilang dengan sendirinya), juga selesai ! dan yang pasti iklan pilpres yang cukup mengganggu di Inilah.com, juga selesai bukan?