Senin, 28 Mei 2012 | 21:25 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Mallarangeng Hancurkan Elektabilitas SBY
Oleh: Fitriya Usman
web - Jumat, 3 Juli 2009 | 05:01 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Juru bicara Kepresiden Andi Mallarangeng menyebut 'ada waktunya' untuk orang Sulsel menjadi Presiden. Pernyataan tersebut dianggap kontraproduktif, karena disinyalir dapat menurunkan elektabilitas SBY.

"Jelas itu akan menhancurkan dan setidaknya itu mungkin akan membuat turun elektabilitasnya. Khususnya di Sulawesi," sebut Direktur Eksekutif LIMA Ray Rangkuti usai nonton bareng debat capres putaran terakhir di Omah Sendok, Jakarta, Kamis (2/7).

Mantan Sekjen KIPP ini menyayangkan pernyataan Ketua DPP Partai Demokrat itu. Karena dapat menyinggung masyarakat Makassar, terlebih lagi suku Bugis. Apalagi, masyarakat di Makassar melakukan protes keras terkait hal tersebut.

"Dan tadi kelihatan kan, Pak JK juga agak kesel. Sampai-sampai dia mengungkapkan bahwa di bangsa ini tidak boleh ada pembedaan-pembedaan. Dan semua itu adalah sama," terang Ray yang bernama lengkap Ahmad Fauzi.

Pada Rabu 1 Juli kemarin di GOR Mattoanging, Makassar, anggota timkamnas SBY-Boediono, Andi Alfian Mallarangeng, menyampaikan pepatah berbahasa Bugis dan Makassar, "Maradeka to ugi'e, ademi ri popuang. Orang Bugis merdeka, hanya adat yang dipertuan. Hanya hukum, prinsip, dan nilai yang dipertuan. Bukan kekuasaan, bukan orang per orang. Itu dalam konteks mengapa saya memilih SBY, yang saya anggap terbaik sebagai pemimpin bangsa."

Selanjutnya Andi mengatakan, "Lalu bagaimana dengan orang Sulawesi Selatan? Ada waktunya masing-masing. Masa depan masih panjang dan banyak anak Sulsel yang bisa memimpin bangsa ini suatu ketika."

Pernyataan Andi yang dianggap berpendapat belum saatnya orang Sulsel menjadi presiden ini menuai badai protes dan kecaman karena dianggap rasialis. Andi dituntut meminta maaf, begitu pula dengan SBY selaku penanggung jawab timkamnas. [jib]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
2 Komentar
Andi BASO
Jumat, 3 Juli 2009 | 05:57 WIB
Kita harus tegas Daeng .... slogannya sekarang ... HENTIKAN !!
Pakde Joko
Jumat, 3 Juli 2009 | 05:32 WIB
Selanjutnya Andi mengatakan, "Lalu bagaimana dengan orang Sulawesi Selatan? Ada waktunya masing-masing. Masa depan masih panjang dan banyak anak Sulsel yang bisa memimpin bangsa ini suatu ketika." tidak menyatakan secara tegas bahwa orang sulsel tidak bisa menjadi pemimpin, tetapi ada waktunya serta suatu ketika, hal itu membuktikan bahwa waktunya itu bisa pada saat ini, bisa setelah pilpres selesai dan jk menang misalnya, atau pada waktu lain yang akan datang. jadi harusnya kita tidak boleh menjustifikasi bahwa pernyataan Andi malaranggeng menyinggung orang sulsel karena dia sendiri juga orang Sulawesi
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.