inovasi portal berita
Sabtu, 11 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Astaga! 223 Poin Menguap dari Dow

Headline
istimewa
Oleh: Mosi Retnani Fajarwati
Jumat, 3 Juli 2009 | 05:10 WIB
Munculnya data pengangguran bulan Juni yang jauh melebihi harapan ekonom, merontokkan Dow hingga 223 poin.

Secara mayoritas, indeks turun lebih dari 2,6% usai pemerintah Amerika Serikat (AS) mengumumkan jumlah pengangguran pada bulan Juni yang merupakan tingkat tertinggi selama 26 tahun. Akibatnya Dow Jones ditutup pada level terendahnya dalam 6 minggu.

"Perdagangan pada New York Stock Exchange (NYSE) sempat diperpanjang hingga pukul 16.15 waktu setempat, untuk mengeksekusi order akibat sistem yang tidak teratur," ujar juru bicara NYSE.

Para investor melakukan aksi jual berkaitan dengan keadaan ekonomi terakhir, mereka pun beralih ke obligasi agar lebih aman sehingga yield obligasi pemerintah menurun.

Resesi yang masih berlangsung telah menimbulkan peningakta jumlah pengangguran AS hingga tercatat 467 ribu pekerjaan dibulan Juni lalu. Departemen Pekerjaan AS melaporkan, angka tersebut melebihi ekspektasi ekonom sebesar 363 ribu dan menjadi sinyal melambatnya pemulihan ekonomi. Jumlah rata-rata pengangguran ini meningkat 9,5% dari 9,4% pada Mei lalu.

Laporan tersebut, mengecewakan para investor yang sebelumnya telah bergairah akan membaiknya keadaan ekonomi berdasar data penjualan rumah dan manufaktur yang mengalami peningkatan.

"Fakta-fakta terus bermunculan, melawan kelanjutan reli (indeks)," ujar managing director United Wealth Management Doug De Groote. "Konsumer sepertinya akan mengantarkan negeri untuk meninggalkan resesi, namun hal itu tidak akan tercapai bila banyak orang kehilangan pekerjaannya."

Pada perdagangan Kamisn Dow Jones turun 223,32 poin (2,6%) ke 8.280,74. Penurunan ini merupakan yang terendah usai 22 Mei lalu. Indeks Standard & Poor's 500 turun 26,91poin (2,9%) ke 896,42, dan Nasdaq turun 49,20 poin (2,7%) ke 1.796,52.

Pasar regional pun terkena dampak negatif dari munculnya data jumlah pengangguran di Eropa yang meningkat pesat selama 10 tahun untuk Mei lalu, selain dampak dari AS.

Pada bursa regional, Indeks Nikkei turun 0,6%, FTSE 100 turun 2,5%, indeks DAX turun 3,8%, dan CAC-40 turun 3,1%. [mre/cms]


Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.