Jumat, 25 Mei 2012 | 20:17 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Soal Iklan 1 Putaran SBY Bohong
Headline
Oleh: Mevi Linawati
web - Jumat, 3 Juli 2009 | 08:01 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Capres SBY dinilai melakukan pembohongan publik ketika menyanggah pernyataan JK. Yakni terkait gerakan iklan satu putaran (gestapu) yang dikatakan bukan dari tim kampanye nasional SBY-Boediono.

"SBY benar benar terperanjat karena JK dan akhirnya melakukan pembohongan publik. Seperti iklan Gestapu yang bukan dari dia," ujar pengamat politik LIPI Ikrar Nusa Bhakti kepada INILAH.COM, Jakarta, Jumat (3/7).

Profesor Riset ini mengatakan jika SBY membantah iklan Gestapu, maka akan menjadi sangat mencurigakan. "Lalu dari mana uang Denny JA? Kok bisa pasang iklan dimana-mana seperti di TV, Radio, Koran, dan Baliho," ujarnya.

"Lalu iklan itu kerjaan siapa? apakah ada siluman yang memasangnya. Apakah Denny betul-betul kaya dan dengan uang sendiri memasang iklan. Padahal dia kan konsultan politik," jelas pengajar FISIP UI ini.

Ikrar juga mempertanyakan moralitas Denny karena sebelumnya membela Mega-Prabowo. Namun kali ini malah membela SBY-Boediono. [mvi/jib]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
4 Komentar
DONNA
Jumat, 3 Juli 2009 | 11:07 WIB
Huahahahahaha..... SBY ..... SBY... anda PEMBOHONG besar, ini presiden dan yg akan menjadi calon presiden Indonesia. kasihan rakyat Indonesia
jack
Jumat, 3 Juli 2009 | 09:24 WIB
Menyedihkan SBY tidak mau mengakui iklan satu putaran adalah bagian dari iklan kampanyenya, kita semua tahu kalau Denny itu tim sukses terselubung SBY. Nah kalau SBY menyatakan itu bukan iklannya, itu benar iklan ilegal dan Denny harus ditangkap dan di periksa, uang dari mana dia beriklan, orang seperti Denny konsultan politik menawarkan proposal untuk melakukan penelitian selama ini,mana mungkin mau merogoh koceknya kalau tidak ada yang dia dapatkan.
gunung berapi
Jumat, 3 Juli 2009 | 08:53 WIB
hahaha...gw kaget waktu tiba2 SBY menyanggah di 30 detik terakhir,..g etis bgt. Bukti nyata kl SBY itu rekatif dan anti terhadap kritik. Inilah potret capres yg dipuja PAN, PPP, dan PKS...menyedihkan...
Avgan
Jumat, 3 Juli 2009 | 08:50 WIB
Kata peribahasa lama se-pandai2 tupai melompat sekali2 akan terjatuh juga. Itulah yg terjadi tadi malam. Se-pandai2 SBY menyembunyikan kebohongan akhirnya terkuak juga dari mulutnya sendiri. Makanya kalo jadi pemimpin itu yg sesuai antara kata dg perbuatan.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.