INILAH.COM, Wimbledon - Petenis nomor tiga dunia Andy Murray mengaku siap mencetak sejarah di ajang Grand Slam Wimbledon 2009. Murray optimitis bisa melangkah ke final Wimbledon dan mematahkan kutukan selama 71 tahun.
Petenis asal Britania Raya yang terakhir mampu melangkah ke babak final Wimbledon adalah Bunny Austin pada 1938 dan hingga kini belum ada petenis Britania Raya yang mampu mengulangi sukses Austin.
Beban berat dipanggul Andy Murray di ajang Wimbledon kali ini. Meski begitu, petenis 22 tahun tersebut mengaku siap mengalahkan Andy Roddick di babak semifinal, nanti malam, untuk menyamai keberhasilan Austin. Bahkan petenis kelahiran Skotlandia tersebut membidik gelar juara.
Saya tidak takut siapapun. Saya tidak pernah masuk ke lapangan dengan rasa takut. Jika Anda ingin berada di atas, Anda harus berpikir bisa menang melawan pemain terbaik dunia, berapapun peringkat Anda, usia Anda, dan pengalaman Anda, ujar Murray seperti yang dilansir The Sun.
Saya senang bisa berada di semifinal, tapi ini adalah turnamen dimana saya ingin memenangkannya. Ini akan menjadi pertunjukkan yang bagus, pungkas Murray.
Murray berpeluang besar melaju ke babak final, dan jika berhasil mengalahkan Roddick, maka Murray kemungkinan besar akan menghadapi Roger Federer, yang akan ditantang Tommy Haas.
Roddick pemain yang suilt dikalahkan, terutama di lapangan (rumput) seperti ini. Setiap saya bermain melawan Federer, saya merasa memiliki kesempatan untuk mengalahkan dia. Tapi saya sadar harus berada di permainan terbaik untuk menang, kilahnya.[S2]