INILAH.COM, Jakarta - Pergerakan nilai tukar rupiah diprediksi menguat seirig BI rate yang diperkirakan turun 25 bps. Pada perdagangan hari ini rupiah dibuka pada Rp 10.175 per US$ atau menguat 15 poin dari closing kemarin di Rp 10.900 per US$.
Demikian dikatakan pengamat valas, Sunarto Sudarmo mengatakan ini tampaknya menjadi sinyal yang bagus karena sudah di bawah Rp 10.200 per US$. "Ini ditopang IHSG yang relatif naik, kemarin ada data ini kemungkinan merespon inflasi yang menimbulkan ekspektasi pemangkasan suku bunga. Hari ini cukup mengalami penguatan karena BI akan pangkas suku bunga," ujarnya.
Menurutnya dolar harus diwaspadai, saat ini dolar AS menguat terhadap Euro dan Poundsterling . Sedangkan bursa Dow Jones turun sedikit harapannya diwaspadai karena akan terimbas ke IHSG. Hari ini diperkirakan bergerak pada kisaran Rp 10.150 - 10.300 per US$. [war/hid]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !