inovasi portal berita
Sabtu, 11 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

'Mallarangeng Rusak Sendi Indonesia'

Headline
Lukman Hakiem - ist
Oleh: Anton Aliabbas
Jumat, 3 Juli 2009 | 09:32 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Statement Ketua DPP Partai Demokrat Andi Mallarangeng mengenai belum saatnya orang Makassar menjadi Presiden, disesalkan banyak pihak. Karena tidak hanya bermuatan SARA, tapi juga sungguh-sungguh telah menyakiti dan menghina.

"Selain itu merendahkan rasa kebangsaan dan merusak sendi-sendi ke-Indonesiaan. Apa ukuran yang digunakan untuk menyatakan seseorang dari sesuatu suku sudah saatnya jadi Presiden atau belum?" sebut juru bicara tim kampanye nasional JK-Wiranto, Lukman Hakiem kepada INILAH.COM di Jakarta, Jumat (3/7).

Mantan staf khusus Wapres Hamzah Haz ini mengatakan, tidak ada satu orang pun yang berhak mengatakan ada anak bangsa dari sesuatu suku apapun di Indonesia yang belum saatnya menjadi Presiden. Karena itu statement tim kampanye nasional SBY-Boediono itu sekaligus mengkhianati cita-cita para pendiri Indonesia.

"Yang dengan sadar telah mematrikan realitas kemajemukan dalam semboyan Bhinneka Tunggal Ika," ujarnya.

Setiap anak bangsa dari suku apa pun, jelas Lukman, memiliki hak dan tanggung jawab yang sama untuk memajukan Indonesia. Seperti para pendiri Republik, yang bangga akan Indonesia yang majemuk.

"Sangat menyedihkan jika sekadar untuk memenangkan capresnya, Andi Mallarangeng kehilangan akal sehatnya," tutur Lukman.

Ia menjelaskan, siapapun boleh menang dan boleh kalah dalam pilpres nanti. Namun, disarankan dia, janganlah memaksakan kemenangan dengan menabrak sendi-sendi ke-Indonesiaan. Indonesia tidak boleh dipertaruhkan hanya untuk kemenangan pasangan capres-cawapres, walaupun pasangan itu bernama SBY-Boediono.

"Sangat mengerikan jika statement Andi mencerminkan pikiran yang hidup di kalangan SBY-Boediono," tandas Lukman. [jib]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
3 Komentar
Mursal @ Jumat, 3 Juli 2009 | 15:26 WIB
mungkin karena mereka terbuai dengan jabatan ahirnya merusak sendi-sendi persaudaraan dan hubungan silaturrahmi orang bugis, orang senantiasa memperbaiki silaturrahmi akan dipanjangkan umurnya
MIMPI @ Jumat, 3 Juli 2009 | 15:19 WIB
SBY,MELECEHKAN PROFESI,PENGUSAHA!!! RS,MELECEHKAN KOMUNITAS KETURUNAN ARAB!! ALFIAN,MELECEHKAN ORANG SULSEL!!!! TUNGGU BESOK GILIRAN SIAPA YG DI SERANG?
Anti Munafik @ Jumat, 3 Juli 2009 | 10:52 WIB
makhluk munafik dan penjilat. orang-orang penjilat itu lahir dari lubang tempat pembuangan
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.