INILAH.COM, Jakarta - Melalui anak usahanya PT Multicapital, PT Bumi Resources Tbk (BUMI) menawar saham divestasi 10% PT Newmont Nusa Tenggara (NNT) senilai US$391 juta setara dengan Rp4 triliun.
SVP Investor Relation BUMI Dileep Srivastava mengakui, belum mendapatkan informasi yang jelas prihal penawaran saham divestasi Newmont tersebut. Saya belum tahu kalau anak usaha BUMI menjadi mitra PT Daerah Maju Bersaing (DMB), jelas Dileep singkat dalam pesan tertulisya ke INILAH.COM Jakarta, Jumat (3/7).
BUMI akan bersaing dengan 3 perusahaan lain yang menyatakan kepeminatannya atas saham divestasi tambang asal Amerika Serikat tersebut yakni Northstar Pasific Indonesia, perusahaan lokal Valco Corp, dan Batavia Plc anak usaha Amstelco Plc Ltd.
Komisaris PT Daerah Maju Bersaing (DMB) Fauzi Agam menjelaskan, BUMI melalui Multicapital sudah mempresentasikan penawarannya kepada DMB, tiga konsorsium pemerintah di Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk membeli saham divestasi Newmont. BUMI berminat menjadi mitra Pemda dan membiayai 100% pembelian saham divestasi 10% Newmont tersebut. Bagi hasil yang ditawarkan atas kompensasi pembiayaan tersebut adal 25% untuk Multicapital, dan 75% untuk pemilik DMB.
Pemilik DMB adalah Pemprov NTB, Pemkab Sumbawa Barat dan Pemkab Sumbawa yang menandatangani pernjanjian pada 25 Mei 2009.
Penawaran BUMI sama dengan yang dipaparkan oleh Batavia. Rencananya, Batavia akan komitmen menjadi mitra Pemdauntuk mengakusisi seluruh saham Divestasi NNT sebesar 51%.
Sebelumnya, Bupati Sumbaya Barat KH Zulkifli Muhadli mengatakan, pamda hanya melaksanakan 1 kali tender terbuka untuk menentukan mitra strategis dalam rangka mengakusisi saham divestasi NNT hingga 51%. Karena salah satu perimbangan dalam pemilihan mitra itu adalah komitmen perusahaan dalam membiaya divestasi 51% sesuai dengan niat Pemda. [san/cms]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !