INILAH.COM, Jakarta PT Inovisi Infracom Tbk (INVS) akan mencatatkan saham perdana di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini.
Hal ini dijelaskan Kepala Divisi Pencatatan Sektor Jasa BEI Umi Kulsum dalam keterbukaan bursa, hari ini. Otoritas bursa sudah menyetujui pencatatan saham Inovisi pada 29 Juni lalu dan masuk dalam papan pengembangan, jelas Umi Kulsum.
Rencananya, perseroan akan melepas sebanyak 920 juta saham dengan harga penawaran Rp124 per unit. Perseroan mencatat kelebihan permintaan atau oversubcribed saham perdana sebanyak 4,8 kali. Jumlah permintaan tersebut masuk sebnayak 94,1 juta saham dari seluruh saham yang dialokasikan untuk pooling mencapai 16 juta.
Perseroan menerbitkan saham perdana sebnayak 304 juta unit. Sebesar 95% saham tersebut dialokasikan untuk jatah pasti atau fixed allotment dan sisanya 5% untuk polling. Inovisi meraup dana sebesar Rp40 miliar dengan menjual 304 juta saham dengan nilai Rp125 per unit. Perseroan akan memanfaatkan dana tersebut untuk investasi infrastruktur telekomunikasi sebesar 85%.
Perseroan menunjuk PT Reliance Securities dan PT Investindo Nusantara Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi atau lead underwriter.
Inovisi adlah emiten keempat yang masuk bursa setelah PT Batavia Prosperindo Finance (BPFI), PT Trikomsel Oke Tbk (TRIO), dan PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT). [san/cms]