Jumat, 25 Mei 2012 | 20:27 WIB
Follow Us: Facebook twitter
'Andi Mallarangeng Etis Mundur'
Headline
Fadjroel Rachman - Foto/Subekti
Oleh:
web - Jumat, 3 Juli 2009 | 11:18 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Andi Mallarangeng disaranka mengundurkan diri sebagai Jubir Presiden. Sebab ucapannya telah melecehkan dan menghina konstitusi terhadap hak politik setiap warga negara, termasuk suku Bugis dan orang Sulsel.

"Andi berpikir dan bersikap diskriminatif secara politik terhadap suku bugis atau orang Sulsel dan menonjolkan perbedaan SARA dalam kampanye pilpres di Universitas Hasanuddin," ujar Direktur Eksekutif Pedoman Indonesia Fadjroel Rachman, di Jakarta, Jumat (3/7).

Menurut dia, pemerintahan demokratis di Indonesia tidak boleh diisi dan dijalankan oleh pejabat publik yang berpikir, bersikap dan bertindak serta melakukan diskriminasi politik terhadap warganegara atau suatu suku bangsa tertentu.

Untuk itu, Fadjroel berpendapat, mengundurkan diri adalah tanggungjawab etis dan politik terhadap Andi terhadap konstitusi dan demokrasi.

Sebelumnya, saat berorasi kampanye di Makassar, Andi yang juga Ketua Departemen SDM Partai Demokrat menyebutkan bahwa "belum saatnya orang Sulsel menjadi presiden." Pernyataan Andi Mallarangeng tersebut segera memancing protes masyarakat Sulsel yang kemudian menggelar aksi unjuk rasa besar-besaran menuntut Andi meminta maaf dan mencabut pernyataannya.

Sementara itu Andi Mallarangeng membantah telah menghina masyarakat Sulawesi Selatan. Kepada masyarakat Sulawesi Selatan, dia meminta agar ucapannya saat pidato kampanye didengar secara utuh. [*/ana]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.