inovasi portal berita
Jumat, 10 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,910.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Denny JA: Iklan 1 Putaran Legal Kok!

Headline
Denny JA - inilah.com /Raya Abdullah
Oleh: Raden Trimutia Hatta
Jumat, 3 Juli 2009 | 11:48 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Iklan pilpres satu putaran yang dibuat Denny JA dinilai JK bertentangan dengan demokrasi. SBY pun terdiam saat JK menyatakan iklan tersebut ilegal. Namun, Denny ngotot iklan tersebut merupakan iklan yang legal.

"Kata ilegal itu saya pikir kurang tepat untuk iklan satu putaran itu ya. Karena tidak ada satupun aturan yang kita langgar dalam menayangkan iklan-iklan itu," ujar Ketua Umum Gerakan Nasional Setuju Satu Putaran Saja, Denny JA kepada INILAH.COM, Jakarta, Jumat (3/7).

Denny mengatakan, UUD 1945 telah menjamin adanya kebebasan beraspirasi. Iklan satu putaran ini adalah iklan gerakan aspirasi masyarakat yang ingin menyukseskan pilpres berlangsung satu putaran. Karena itu tidak ada satupun pasal yang telah dilanggar dalam iklan ini.

"Yang benar itu adalah iklan satu putaran memang bukan iklan dari SBY dan tim kampanye nasionalnya. Kita hanya mencoba membawa tradisi baru, bahwa yang terlibat dalam pilpres bukan hanya partai dan timses saja, tapi juga masyarakat ikut terlibat aktif dalam proses pilpres, karena nasib kita ditentukan oleh mereka," ungkapnya.

Dalam debat final yang membahas soal 'NKRI, Demokrasi dan Otonomi Daerah' itu, JK menkritik iklan ajakan pilpres satu putaran karena pertimbangan menghemat Rp 4 triliun. Menurut JK, demokrasi tak bisa dinilai dengan uang. SBY yang merasa tersentil langsung buru-buru mengklarifikasi bila iklan tersebut bukan merupakan iklan miliknya.

Pernyataan SBY langsung disambut sengit oleh JK dengan mengajukan pertanyaan, "Jadi iklan itu ilegal, iklan itu bukan milik bapak kan?" Mendengar pertanyaan itu pun SBY langsung terdiam menundukkan kepalanya. [mut]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
7 Komentar
caknas @ Jumat, 3 Juli 2009 | 14:07 WIB
Halah... Dagelan Denny J.A. benar-benar nggak lucu! Dia mau ndagel, tapi malah nggak lucu.
malingkrangkeng @ Jumat, 3 Juli 2009 | 14:06 WIB
maklum...2009-2014 kan ada menteri baru....MENGGUSUR.... Menteri Negara Urusan Survey....
ari @ Jumat, 3 Juli 2009 | 12:51 WIB
semalem bosnya ditanya begitu ama jk ngangguk aja, lu ngeles apalagi den. Bawaslu gimana tu
PENGASUH DENNY @ Jumat, 3 Juli 2009 | 12:44 WIB
Kasihan kau nak Denny. Hasil karyamu dianggap barang haram oleh yg kau dukung&perjuangkan!
vivi @ Jumat, 3 Juli 2009 | 12:41 WIB
betul tuch.., demokrasi tak bisa dinilai dengan uang......, mo satu putaran atau dua putaran tak masalah.., jangan giring opini masyarakat,tuk pilih president tertentu,,,, yang penting indonesia aman......
PROMEGA @ Jumat, 3 Juli 2009 | 12:38 WIB
Denny JA suka jilatin SBY disuruh bunuh diri juga mau...
knight_furious @ Jumat, 3 Juli 2009 | 11:59 WIB
tradisi baru atau UANG baru ini...
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.