INILAH.COM, Jakarta - Bank Tabungan Negara (BTN) dipastikan akan listing di Bursa setelah pilpres 8 Juli 2009.
Hal ini disampaikan Menneg BUMN Sofyan Djalil usai acara pelantikan badan pengelolaan pengembangan wilayah Suramadu di Gedung Depkeu, Jumat (3/7).
"Tapi sampai hari ini BTN belum menyampaikan usulan underwritternya ke saya. Mungkin masih melewati proses administrasi dulu," ujarnya.
Yang jelas, lanjutnya, sampai akhir tahun ini tidak ada IPO. Hal ini mengingat faktor pertama pasar, kedua pilpres. "Mungkin setelah pemerintahan baru," tandasnya.
Menurutnya, tahun 2010 ada 4 yang pasti dapat izin untuk IPO, yakni Garuda, BTN, Pembangunan Pumahan (PP), dan Waskita (izinnya masih proses). [cms]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !