Jumat, 25 Mei 2012 | 20:32 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Eks Pejabat Pertamina Dirampok
Oleh: Adira Budiasih
web - Jumat, 3 Juli 2009 | 12:12 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Rumah mantan pejabat Pertamina Amrin Nurdin (57) disatroni komplotan perampok bersenjata api dan bersenjata tajam. Amrin terluka dan dilarikan ke RS Puri Cinere, Jumat (3/7) pukul 01.30 WIB.

Ditemui wartawan di RS, Amrin mengatakan, para pelaku diperkirakan berjumlah 8 orang. Sebanyak 6 pelaku di antaranya masuk ke dalam rumah, sedangkan sisanya menunggu di mobil Toyota Innova di depan rumah.

Para pelaku berhasil masuk ke dalam rumah korban yang berlokasi di Jalan Perwakilan No 2, Bukit Cinere, Limo, Depok dengan cara mencongkel pintu rumah. Setibanya di dalam, pelaku kemudian mengetuk pintu kamar utama yang dihuni korban dan istrinya, Netty Allen.

Mendengar ketukan tersebut, Netty bergegas membuka pintu kamarnya. Namun saat melihat sang pengetuk adalah pria asing di rumahnya, Netty langsung berusaha menutup pintu. Pelaku yang memilik tenaga lebih kuat berhasil menodorong pintu dan menghantamkan pistol yang dipegangnya ke pelipis kanan Netty.

Amrin yang melihat istrinya dianiaya berusaha membela istrinya dan melawan perampok. Namun tindakannya membuat para pelaku semakin beringas. Salah seorang pelaku yang memegang golok langsung mengayunkan senjatanya ke kepala dan lengan Amrin.

Netty langsung berteriak dan memohon kepada para perampok itu untuk tidak membunuh dirinya dan sang suami serta kelima penghuni rumah lainnya, termasuk ketiga pembantunya. "Silahkan ambil harta berharganya, tapi jangan bunuh kami," pinta Netty yang ditemui di rumah sakit mengulangi
ucapannya kepada perampok.

Mendapat lampu hijau, para bandit kemudian menggasak berbagai perhiasan emas, berlian dan jam tangan mewah senilai Rp 500 juta rupiah dan uang tunai Rp 2 juta. Puas dengan hasil jarahannya, para bandit kemudian melarikan diri.

Kapolsek Limo Depok AKP Joko mengatakan, hingga kini Amrin masih dalam perawatan di rumah sakit. Sementara Netty telah diperbolehkan kembali pulang. "Peristiwa perampokan ini merupakan kali kedua di wilayah yang sama dalam sebulan terakhir. Kita akan lacak pelakunya," tukas dia. [sss]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.