inovasi portal berita
Sabtu, 11 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Eks Pejabat Pertamina Dirampok

Oleh: Adira Budiasih
Jumat, 3 Juli 2009 | 12:12 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Rumah mantan pejabat Pertamina Amrin Nurdin (57) disatroni komplotan perampok bersenjata api dan bersenjata tajam. Amrin terluka dan dilarikan ke RS Puri Cinere, Jumat (3/7) pukul 01.30 WIB.

Ditemui wartawan di RS, Amrin mengatakan, para pelaku diperkirakan berjumlah 8 orang. Sebanyak 6 pelaku di antaranya masuk ke dalam rumah, sedangkan sisanya menunggu di mobil Toyota Innova di depan rumah.

Para pelaku berhasil masuk ke dalam rumah korban yang berlokasi di Jalan Perwakilan No 2, Bukit Cinere, Limo, Depok dengan cara mencongkel pintu rumah. Setibanya di dalam, pelaku kemudian mengetuk pintu kamar utama yang dihuni korban dan istrinya, Netty Allen.

Mendengar ketukan tersebut, Netty bergegas membuka pintu kamarnya. Namun saat melihat sang pengetuk adalah pria asing di rumahnya, Netty langsung berusaha menutup pintu. Pelaku yang memilik tenaga lebih kuat berhasil menodorong pintu dan menghantamkan pistol yang dipegangnya ke pelipis kanan Netty.

Amrin yang melihat istrinya dianiaya berusaha membela istrinya dan melawan perampok. Namun tindakannya membuat para pelaku semakin beringas. Salah seorang pelaku yang memegang golok langsung mengayunkan senjatanya ke kepala dan lengan Amrin.

Netty langsung berteriak dan memohon kepada para perampok itu untuk tidak membunuh dirinya dan sang suami serta kelima penghuni rumah lainnya, termasuk ketiga pembantunya. "Silahkan ambil harta berharganya, tapi jangan bunuh kami," pinta Netty yang ditemui di rumah sakit mengulangi
ucapannya kepada perampok.

Mendapat lampu hijau, para bandit kemudian menggasak berbagai perhiasan emas, berlian dan jam tangan mewah senilai Rp 500 juta rupiah dan uang tunai Rp 2 juta. Puas dengan hasil jarahannya, para bandit kemudian melarikan diri.

Kapolsek Limo Depok AKP Joko mengatakan, hingga kini Amrin masih dalam perawatan di rumah sakit. Sementara Netty telah diperbolehkan kembali pulang. "Peristiwa perampokan ini merupakan kali kedua di wilayah yang sama dalam sebulan terakhir. Kita akan lacak pelakunya," tukas dia. [sss]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.