INILAH.COM, Jakarta - Prospek investasi 2009 masih bisa tumbuh double digit. Pertumbuhan tersebut didukung dari sektor energi, infrastruktur, dan pangan.
Hal tersebut diutarakan Edy Putra, Deputi Menko Perekonomian Bidang Perdagangan dan Industri di Jakarta, Jumat (3/7). "Saya pikir yang paling kuat di swasta, pangan dan energi. Infrastruktur, kalau investasi secara total bisa double digit, tapi memang ada perlambatan," ujarnya.
Tidak setinggi tahun lalu karena dilihat dari komposisinya, dan ternyata yang paling tinggi adalah untuk investasi yang tidak tercatat di sektor usaha menengah kecil. Tahun lalu saja sampai Rp 500 triliun, kedua investasi dari luar yang umumnya pemodal besar, knowledge base, techno based.
Tahun ini, yang menyebabkan investasi tidak setinggi tahun sebelumnya karena arus modal masih di Amerika, belum balik ke global.[war/cms]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !