INILAH.COM, Jakarta - Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) mengungkapkan, hingga saat ini, sebanyak 10 perusahan sudah mengambil dokumen tender pendistribusian BBM bersubsidi tahun 2010.
Kepala BPH Migas Tubagus Haryono di Jakarta, Jumat (3/7) mengatakan, batas akhir pengembalian dokumen tender adalah 10 Juli 2009. "Saat ini, tercatat sudah 10 perusahaan yang mengambil dokumen," katanya.
Kesepuluh perusahaan tersebut adalah PT Pertamina (Persero), PT AKR Corporindo, PT Petro Andalan Nusantara, PT Patra Niaga, dan PT Bumi Asri Prima Pratama.
Lainnya, PT Shell Indonesia, PT Petrobas Indonesia, PT Total Oil Indonesia, PT Asia Star International, dan PT Referindo Riverlake.
Setelah pengembalian dokumen pada 10 Juli 2009, proses selanjutnya adalah presentasi badan usaha, verifikasi dokumen, verifikasi lapangan, penetapan pelaksana pendistribusi BBM bersubsidi, dan penyerahan surat tugas. [*/cms]