inovasi portal berita
Sabtu, 11 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Asyik! WIKA Dapat Kontrak Senilai Rp 3,8 T

Headline
Foto/ Bayu Suta
Oleh: Mosi Retnani Fajarwati
Jumat, 3 Juli 2009 | 17:14 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Per Juni 2009, PT Wijaya Karya (WIKA) telah membukukan kontrak baru senilai Rp 3,8 triliun. Sementara itu kontrak baru yang ditargetkan perseroan
tahun ini adalah sebesar Rp 9,4 triliun.


Demikian dikatakan Sekretaris Perusahaan WIKA Natal Argawan Pardede ketika dihubungi media, Jumat (3/7). "Dari kontrak itu, sebesar Rp 1,9 triliun merupakan proyek dari PLN (Perusahaan Listrik Negara)," ujarnya.

Kontrak dengan PLN tersebut, menurut Natal, akan dimulai Agustus ini dan berjangka waktu 5 tahun. "Berupa suplai batubara ke Tanjung Jati B sebesar 2,6 juta metrik
ton selama 5 tahun, jadi sekitar 520 ribu metrik ton per tahun," ujarnya.

Selain itu, perseroan juga mendapat kontrak dari PT Pertamina (persero) senilai US$ 43,2 juta atau setara dengan Rp 400-450 miliar. "Kalau dengan Pertamina berupa pembangunan
instalasi depot pengisian bahan bakar pesawat udara di Bandara Kuala Namo Sumut," ujarnya.

Perseroan menargetkan untuk memulai proyek depot tersebut pada semester II ini dan akan selesai 2011. "Sekarang sedang proses penandatanganan kontrak, kira-kira semester
II ini mulai jalan," ujarnya.

Sedangkan sisa kontrak sebesar Rp 1,5 triliun, Natal menjelaskan, didapat dari anak-anak perusahaan seperti Wika Realty, Wika Property, dan Wika Beton. "Nilai proyeknya kecil-kecil, kurang dari Rp 100 miliar," ujarnya.

Perseroan yang saat ini sedang menangani proyek jembatan di Alljazair sebagai operator, baru saja mendapat tambahan kontrak senilai Rp 50 miliar. "Itu hanya tambahan untuk
proyek yang sedang kita jalani disana, bukan baru," ujarnya.

"Sebenarnya kita juga dapat tawaran dari pihak sana (Aljazair) untuk bangun rumah, gedung dan universitas, tapi masih kita evaluasi karena menyangkut aspek keuangan," ujarnya.

Adapun target pendapatan dan laba bersih perseroan untuk 2009, masing-masing sebesar Rp 7,5 triliun dan Rp 175 miliar. Sedangkan kontrak baru yang telah diperoleh tahun lalu adalah sebesar Rp 8,9 triliun. "Kalau carry over dari tahun lalu mencapai Rp 7,7 triliun," pungkasnya. [mre/hid]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.