INILAH.COM, Jakarta - Belum semua rakyat Indonesia sebebas-bebasnya menikmati listrik. Terutama di daerah-daerah pelosok. Capres Jusuf Kalla menjamin jika diberikan mandat oleh rakyat, maka krisis listrik akan lenyap pada tahun 2011.
"Kita jamin tahun 2011 akan teratasi, tidak akan ada krisis listrik di tahun 2011," kata JK dalam dialog ekonomi capres-cawapres bersama Perhimpunan Indonesia-Tionghoa di Ballroom Sun City Glodok, Jakarta, Jumat (3/7).
Jika proyek listrik 10 ribu megawatt dijalankan mulai dari sekarang, lanjut JK, dan bila tiap tahunnya dibangun, maka krisis listrik yang terjadi di Semarang, Kendari, Medan, Palu tidak akan terjadi lagi.
"Maka di tahun 2011-2013 kita dapat memenuhi permintaan. Berapapun permintaan energi akan kita penuhi," ujar capres bernomor urut 3 ini.
Tarif yang digunakan, sambung dia, dapat diterapkan dengan dua cara, yaitu tarif nasional untuk tarif yang rendah, sementara untuk tarif regional dapat digunakan untuk daerah-daerah tertentu.
Oleh karenanya, tutur dia, langkah kebijakan yang akan diambil bila terpilih adalah mendahulukan industri dalam negeri, baru melakukan ekspor energi setelah kebutuhan dalam negeri terpenuhi. [win/sss]