inovasi portal berita
Sabtu, 11 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Saddam Lebih Takut Iran Ketimbang AS

Oleh: Nusantaar HK Mulkan
Jumat, 3 Juli 2009 | 19:56 WIB
INILAH.COM, Washington Mantan Presiden Irak Saddam Hussein ternyata menganggap ancaman Iran jauh lebih berbahaya dibandingkan Amerika Serikat. Sebab, Iran dinilainya memiliki persenjataan berbahaya tanpa ada pihak yang berani melarangnya.

Hal itu, seperti dilansir CNN, Jumat (3/7), terungkap lewat interogasi yang dilakukan agen khusu FBI George L Piro, saat Saddam tertangkap pasukan AS pada 2004. Dalam dokumen yang dirilis FBI itu disebutkan, saat diinterogasi, Saddam meyakini bahwa Iran adalah ancaman sangat serius.

Di antaranya, karena menolak tim inspeksi PBB untuk memeriksa persenjataan mereka. Saddam percaya bahwa jika tim PBB diizinkan masuk, mereka akan menemukan rencana Iran untuk menyerang Irak.

Sebab, dia meyakini bahwa Iran juga memiliki niat mencaplok bagian selatan wilayah Irak. Sehingga, Saddam lebih menakutkan perhatian Iran terhadap kelemahan negaranya dibandingkan ancaman AS dan komunitas internasional.

Juru bicara FBI Paul Bresson menolak menomentari dokumen yang dibeberkan itu. Peraturan utama kami, FBI dilarang mendiskusikan dokumen. Kami hanya membuat agar informasi itu tetap pada jalurnya, ucapnya. [nuz]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.