Jumat, 25 Mei 2012 | 20:50 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Saddam Lebih Takut Iran Ketimbang AS
Oleh: Nusantaar HK Mulkan
web - Jumat, 3 Juli 2009 | 19:56 WIB
INILAH.COM, Washington Mantan Presiden Irak Saddam Hussein ternyata menganggap ancaman Iran jauh lebih berbahaya dibandingkan Amerika Serikat. Sebab, Iran dinilainya memiliki persenjataan berbahaya tanpa ada pihak yang berani melarangnya.

Hal itu, seperti dilansir CNN, Jumat (3/7), terungkap lewat interogasi yang dilakukan agen khusu FBI George L Piro, saat Saddam tertangkap pasukan AS pada 2004. Dalam dokumen yang dirilis FBI itu disebutkan, saat diinterogasi, Saddam meyakini bahwa Iran adalah ancaman sangat serius.

Di antaranya, karena menolak tim inspeksi PBB untuk memeriksa persenjataan mereka. Saddam percaya bahwa jika tim PBB diizinkan masuk, mereka akan menemukan rencana Iran untuk menyerang Irak.

Sebab, dia meyakini bahwa Iran juga memiliki niat mencaplok bagian selatan wilayah Irak. Sehingga, Saddam lebih menakutkan perhatian Iran terhadap kelemahan negaranya dibandingkan ancaman AS dan komunitas internasional.

Juru bicara FBI Paul Bresson menolak menomentari dokumen yang dibeberkan itu. Peraturan utama kami, FBI dilarang mendiskusikan dokumen. Kami hanya membuat agar informasi itu tetap pada jalurnya, ucapnya. [nuz]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.