inovasi portal berita
Sabtu, 11 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Econit: SBY Perbanyak Hutang jadi Rp 1,7 T

Headline
Hendri Saparini - inilah.com /Dokumen
Oleh:
Sabtu, 4 Juli 2009 | 04:12 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Lambat laun tapi pasti, hutang Indonesia terus mengalami peningkatan dari pemerintahan sebelumnya hingga pemerintahan SBY. Bahkan terhitung jumlah hutang Indonesia telah mencapai Rp 1,7 triliun. Jumlah tersebut meningkat sekitar Rp 425 triliun lebih.

"Hutang kita saat ini sebanyak Rp1.700 triliun. Tentu ada peningkatan jika dibanding pemerintahan sebelumnya karena pada akhir pemerintahan lalu, hutang Indonesia masih tercatat Rp 1.275 triliun," ujar Direktur Pelaksana ECONIT Advisory Group Hendri Saparini di Jakarta, Jumat (3/7).

Hendri mengatakan fakta tersebut memperlihatkan Indonesia mengalami peningkatan hutang selama empat tahun terakhir. Namun, pemerintah membangun argumentasi dengan diskusi tentang ratio hutang.

"Hutang ini oleh pemerintah diselewengkan dengan diskusi tentang ratio, padahal selama ratio hutang terhadap PDB itu menurun tidak ada masalah, tetapi yang harus dipahami bahwa ini hutang publik," terang pengajar di IPB nya.

Mengenai klaim pemerintah yang telah membayar hutang, dia mengatakan, pemerintah bisa membayar hutang. Namun pembayaran hutang tersebut dilakukan dengan mengorbankan hal yang lebih besar.

"Ya, tahun ini kita bisa membayar hutang Rp162 triliun tetapi apa yang kita korbankan untuk membayar hutang itu. Kalau hutang ini kita gelembungkan terus, maka beban terhadap APBN semakin berat dan ruang bagi pemerintah untuk mengalokasikan anggaran untuk hal-hal
yang strategis, kebutuhan dasar masyarakat juga semakin berkurang," bebernya.

Karena itu, dijelaskan dia, sangat keliru jika pemerintah selalu berpandangan bahwa menciptakan hutang adalah hal yang wajar dan biasa. Karena secara tidak langsung pemerintah sedang menciptakan kolonialisme baru bagi rakyat bangsa ini. [*/jib]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.