Senin, 28 Mei 2012 | 21:32 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Andi Mallarangeng Kecelakaan Politik SBY
Headline
Umar S Bakry
Oleh: Djibril Muhammad
web - Sabtu, 4 Juli 2009 | 10:14 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Pernyataan Andi Mallarangeng adalah rentetan kecelakaan politik yang sering dilakukan tim kampanye nasional SBY-Boediono. Hal itu karena capres nomor urut dua tersebut terlalu percaya pada orang yang belum terlalu matang dalam politik.

"Itu adalah kecelakaan politik. Apalagi orang-orang yang baru berada di pentas politik dan panggung politik," ujar Direktur Eksekutif Lembaga Survei Nasional (LSN) Umar S Bakry kepada INILAH.COM di Jakarta, Seabtu (4/7).

Menurut kandidat doktor dari University Sains Malaysia (USM) Penang ini, politik tidak hanya menyabet titel doktor dan menguasai ilmu politik dengan baik. Tapi politik juga mengandalkan seni (The Art of Politics).

"Seni itu tidak ada dalam teks book, butuh kematangan, kebijakan, keluasan wawasan. Orang yang baru masuk ke pentas politik sering keseleo. Apalagi punya karakter keras, peluangnya keseleonya besar," terang mantan peneliti Pusat Studi Demokrasi (PSD).

Ia menjelaskan, kondisi sekarang yang sekarang ini terjadi, tidak lain merupakan keselahan SBY. Capres yang diusung 24 parpol tersebut, dianggap terlalu memberikan ruang yang besar kepada orang yang muda dan belum matang dalam politik ke posisi strategis.

"Harusnya dipertimbangkan secara matang-matang sikap dan prilaku yang tidak kontraproduktif tersebut dalam berpolitik," tandas Umar. [jib]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
1 Komentar
ca354r
Sabtu, 4 Juli 2009 | 10:53 WIB
..semua orang ikut komentar, sepertinya mrk tahu apa yg diucapkan bung andi m, dengarkan dulu ucapan bung andi m lalu telaah dgn hati yg bersih dan niat ikhlas.. kalo msh nggak mudeng/mengerti, panggil ahli nahasa untuk mengartikan ucapan bang andi m.. kok memalukan sekali..dasarnya beda politik bukan berarti menutupi kebenaran ucapan orang lain!
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.