inovasi portal berita
Sabtu, 11 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

JK Win: Ngaku Disihir, Lagu Lama SBY

Headline
Poempida Hidayatullah
Oleh: Raden Trimutia Hatta
Sabtu, 4 Juli 2009 | 11:42 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Saat menjamu 3 ribu jamaah zikir dan pengajian di kediamannya, SBY mengaku diganggu ilmu sihir. Namun pengakuan SBY itu dinilai tim JK Win sebagai bentuk strategi pencitraan melankolis yang selalu digunakan SBY dalam kampanye.

"Ah itu lagu lama itu. Kita sangat menyayangkan hal itu diucapkan dari seorang intelektual dan seorang muslim yang baik seperti Pak SBY," ujar Jubir Tim JK Win, Poempida Hidayatullah, di Warung Daun Pakubuwono, Jakarta, Sabtu (4/7).

Menurut Poempida, sebagai pemimpin sekaligus muslim yang baik, tak seharusnya SBY mengungkapkan dirinya terkena sihir seperti itu. Karena hal itu memang sulit untuk dibuktikan siapa yang melakukan.

"Dan saya kira memang tidak ada yang berpikiran melakukan hal seperti itu untuk menjatuhkan SBY. Seharusnya SBY tidak perlu berpikiran diserang oleh ilmu sihir. Kayaknya dia ingin terlihat seperti dizalimi lagi dengan diserang ilmu sihir," cetus Poempida.

Dalam pidatonya di hadapan 3 ribu peserta zikir dan pengajian pada Jumat 3 Juli malam, SBY mengatakan selama pilpres ini dirinya terus diganggu oleh ilmu-ilmu sihir. Bahkan saat debat capres final pun SBY dan keluarga sempat diganggu, namun berhasil dilawannya dengan zikir. [mut/sss]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
10 Komentar
budi @ Senin, 6 Juli 2009 | 09:49 WIB
wah...kayaknya ki joko bodo bakal jadi Juru Bicara Presiden nich kalau gini..
meonx @ Minggu, 5 Juli 2009 | 16:08 WIB
oiii sutradara mau buat film presiden kena sihir,kayaknya bakal laris..kejar tuch pak sby sbg narasumbernya
Ade Tedy @ Minggu, 5 Juli 2009 | 11:46 WIB
SBY merasa dikirim 'blackmagic'... padahal timses'nya yang malah sering mengirim 'black campaign'...
safira @ Minggu, 5 Juli 2009 | 09:13 WIB
fitnah lg fitnah lg katanya terfitnah, pemimpin jgn suka mengeluh sll katakn org tdk santun padahal dia sendiri sbaliknya sy kecewa berat dg SBY
dera @ Sabtu, 4 Juli 2009 | 21:35 WIB
saya setuju dengan pendapatnya tim JK WIN seharus nya SBY tidak mengungkapkan bahwa dia terkena sihir kalaupun seorang muslim yang baik tidak akan meragukan keagungan ALLAH SWT karena kejahatan apapun tidak berlaku kalaupun ALLAH menghendaki
fendi @ Sabtu, 4 Juli 2009 | 14:35 WIB
Wah kenapa pada ga percaya sama sihir sich??? Bukannya layar tv kita penuh cerita sihir?? bahkan ada 'kompetisi sihir'lagi... Mungkin aja sich SBY kena sihir, tapi kayaknya kena kritik lebih dahsyat effeknya daripada kena sihir... Mungkin sudah saatnya Paspampres dibekali penangkal ilmu sihir juga...
Ariel @ Sabtu, 4 Juli 2009 | 13:40 WIB
Saya tidak tau lagi, apa kira2 yg ada dalam fikiran Tifatul Sembiring, Hidayat Nur Wahid, Hilmi Melihat capresnya seperti ini Wahai kalian semua KEMBALILAH KE JALAN YANG BENAR, HIDUP HANYA SEMENTARA. BELUM TERLAMBAT UNTUK KALIAN BERTOBAT. SUNGGUH BERAT AZAB BUAT KALIAN KARENA KALIAN ADALAH PEMIMPIN UMMAT Jadilah pemilih cerdas
Ariel @ Sabtu, 4 Juli 2009 | 13:34 WIB
Tak lama lagi ngaku Istri dan menantunya dikejar2 preman Kalau presidennya saja tukang mengeluh, bagaimana memberi harapan & semangat kepada rakyatnya Jadilah pemilih cerdas
kysabanda @ Sabtu, 4 Juli 2009 | 13:17 WIB
negeri orang bicara iptek, capres kita kok bicara sihir, mau dibawa kemana negeri ini, terlalu banyak nonton sinetron kali, hihihi, sihirnya, iklan satu putaran kali, kan tidak ada yg ngaku bertanggung jawab, kemudian hasil survei terkena sihir juga kali ya, karena tidak sesuai fakta
ian @ Sabtu, 4 Juli 2009 | 12:31 WIB
Membaca berita SBY terkena sihir, saya hanya tertawa. Bagaimana disebut seorang intelektual, membuat pernyataan terkena sihir, ini hanya pernyataan seorang pengecut yang ingin di iba.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.